PASAR & KOMODITAS
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
DaerahHeadlineLampungLampung TengahPolitik

Jaga Pancasila, Jaga Indonesia, Ni Ketut Dewi Nadi Dorong Penguatan Gotong Royong dan Toleransi

Rendra
351
×

Jaga Pancasila, Jaga Indonesia, Ni Ketut Dewi Nadi Dorong Penguatan Gotong Royong dan Toleransi

Sebarkan artikel ini

Nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan Indonesia di tengah keberagaman suku, agama, ras, budaya, dan latar belakang masyarakat.

Semangat tersebut mengemuka dalam Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Tahap I Tahun 2026, yang dilaksanakan Anggota DPRD Provinsi Lampung Daerah Pemilihan (Dapil) 7 dari Fraksi PDI Perjuangan, Ni Ketut Dewi Nadi, S.T., M.Sos.

Kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi sekaligus sarana memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Peserta diajak tidak hanya memahami Pancasila sebagai dasar negara, tetapi juga menjadikannya sebagai pedoman dalam membangun kehidupan sosial yang rukun, toleran, dan saling menghargai.

Dalam kesempatan tersebut, Ni Ketut Dewi Nadi menekankan bahwa semangat kebangsaan harus diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata, terutama dengan memperkuat budaya gotong royong, toleransi, musyawarah, serta saling menghormati di tengah keberagaman.

β€œPancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi harus kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Gotong royong, toleransi dan saling menghormati merupakan bagian penting dari cara kita menjaga persatuan di tengah perbedaan,” tegas Ni Ketut Dewi Nadi, Sabtu (29/8/2026).

Menurutnya, keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan kekuatan besar apabila dikelola dengan semangat persatuan dan kebersamaan.

Karena itu, masyarakat, khususnya generasi muda, perlu terus mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga ideologi Pancasila dan memperkuat wawasan kebangsaan.

Ni Ketut Dewi Nadi juga mengajak masyarakat Lampung Tengah agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang berpotensi memecah persatuan.

β€œSaya juga mengajak masyarakat Lampung Tengah untuk tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang dapat memecah persatuan, serta mengedepankan musyawarah, kebersamaan dan sikap saling menghargai dalam menyelesaikan berbagai persoalan,” ungkap politisi Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Lampung Tengah, Sumarsono, S.H., mengapresiasi pelaksanaan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan tersebut.

Menurutnya, kegiatan semacam ini penting untuk terus dilakukan karena nilai-nilai Pancasila tidak cukup hanya dipahami secara teori, tetapi harus diterapkan secara nyata dalam kehidupan bermasyarakat.

β€œKami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Pancasila harus benar-benar menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Nilai gotong royong, toleransi dan saling menghormati harus terus kita jaga agar kehidupan masyarakat tetap rukun dan persatuan tetap kuat,” ujarnya.

Sumarsono juga mengajak masyarakat untuk menjaga komunikasi dan kebersamaan di tengah perbedaan. Menurutnya, perbedaan pilihan, latar belakang maupun pandangan tidak boleh menjadi alasan untuk menghilangkan rasa persaudaraan sebagai sesama warga negara.

β€œJangan sampai perbedaan membuat kita saling menjauh. Justru dengan Pancasila kita memiliki dasar yang sama untuk hidup berdampingan, bermusyawarah dan menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin. Saya berharap semangat gotong royong dan toleransi terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga berbagai perbedaan dapat menjadi kekuatan dalam membangun daerah,” ungkap mantan Ketua DPRD Lampung Tengah tersebut.

Sejalan dengan Pembangunan Lampung Tengah
Penguatan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan tersebut juga sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah di bawah kepemimpinan Plt. Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos.

I Komang Koheri terus mendorong agar pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada aspek infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga diiringi penguatan karakter masyarakat, persatuan, gotong royong, serta keharmonisan sosial.

Dalam konteks tersebut, pembinaan ideologi Pancasila menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang memiliki kesadaran kebangsaan sekaligus mampu menjaga persatuan di tengah kemajemukan.

Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri menekankan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat maupun penyelenggaraan pemerintahan.

Menurutnya, semangat gotong royong, toleransi, dan saling menghormati harus terus dipelihara karena menjadi modal sosial dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

β€œPembangunan akan berjalan dengan baik apabila masyarakatnya bersatu. Karena itu, nilai-nilai Pancasila harus terus kita hidupkan melalui gotong royong, toleransi dan kepedulian terhadap sesama,” pesan I Komang Koheri.

Pancasila sebagai Perekat Keberagaman
Kolaborasi antara legislatif, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam penguatan wawasan kebangsaan dinilai penting untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Sosialisasi tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mengingatkan kembali bahwa Pancasila merupakan titik temu bagi seluruh anak bangsa. Perbedaan tidak seharusnya menjadi alasan untuk terpecah, melainkan menjadi kekuatan untuk saling melengkapi dan membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

Ni Ketut Dewi Nadi juga berharap pesan kebangsaan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut dapat diterapkan secara nyata, mulai dari lingkungan keluarga, masyarakat, hingga kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dengan semangat β€œJaga Pancasila, Jaga Indonesia”, masyarakat diharapkan semakin memiliki kesadaran untuk menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, serta menghormati setiap perbedaan yang ada.

Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya bersama membangun Lampung Tengah yang harmonis, kuat, dan berdaya saing, dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (R)

HAK CIPTA DILINDUNGI
Dilarang mengutip atau menyalin artikel tanpa mencantumkan link sumber resmi Karya Nasional.

2