Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mengirimkan 10 orang kontingen untuk berpartisipasi dalam Festival Kreasi Guru dan Tenaga Kependidikan (FEST KREASI) Provinsi Lampung Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Lampung Barat.
Kegiatan yang dipusatkan di GOR Aji Saka, Kompleks Sekuting Terpadu, Pekon Watas, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat, berlangsung selama empat hari, mulai 31 Agustus hingga 3 September 2026.
FEST KREASI 2026 diselenggarakan oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Lampung bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.
Kegiatan tersebut mengusung tema βBelajar Mendalam, Berakar Budayaβ, dengan menghadirkan berbagai agenda yang mempertemukan guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, tenaga kependidikan, komunitas belajar, perguruan tinggi hingga mitra strategis pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah, Dr. Nur Rohman, S.E., M.Sos.I., menegaskan bahwa keikutsertaan kontingen Lampung Tengah bukan sekadar memenuhi undangan atau berpartisipasi dalam kegiatan tingkat provinsi.
Menurutnya, FEST KREASI menjadi ruang penting bagi guru dan tenaga kependidikan untuk berbagi pengalaman, memperluas jejaring, memperkenalkan inovasi serta menyerap praktik-praktik baik dari berbagai daerah.

βKami mendorong kontingen Lampung Tengah untuk tampil percaya diri, kreatif dan membawa nama baik daerah. Jadikan FEST KREASI sebagai ruang belajar, berbagi pengalaman sekaligus menunjukkan bahwa guru dan tenaga kependidikan memiliki semangat inovasi yang kuat,β ujar Nur Rohman, Rabu (2/9/2026).
Ia menambahkan, penguatan kualitas pendidikan tidak hanya bertumpu pada kebijakan, tetapi juga membutuhkan kreativitas dan kolaborasi seluruh ekosistem pendidikan.
“Karena itu, pengalaman yang diperoleh selama mengikuti FEST KREASI kami harap dapat dibawa pulang dan dikembangkan di lingkungan pendidikan Kabupaten Lampung Tengah,” ungkap Nur Rohman.
Keikutsertaan kontingen Lampung Tengah tersebut juga mendapat dukungan dari Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya melalui penguatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan.
I Komang Koheri menilai, kreativitas dan inovasi para pendidik merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan zaman.
βGuru bukan hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga menjadi penggerak perubahan. Karena itu, kreativitas, inovasi dan semangat untuk terus belajar harus terus kita tumbuhkan. Kami memberikan dukungan agar para pendidik Lampung Tengah mampu berkembang dan membawa nama baik daerah,β ujar Plt. Bupati.

Dalam pelaksanaannya, kontingen kabupaten/kota mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari pengenalan kontingen, talkshow, pentas seni, kunjungan wisata budaya, berbagi praktik baik guru berprestasi hingga presentasi inovasi GTK.
Khusus agenda inovasi GTK, setiap kabupaten/kota mendapatkan kesempatan mempresentasikan inovasinya dengan durasi 10 menit. Agenda ini menjadi ruang untuk menunjukkan kreativitas dan gagasan para GTK dalam mendukung kemajuan pendidikan yang tetap berpijak pada akar budaya daerah.
Bagi Kabupaten Lampung Tengah, momentum tersebut diharapkan mampu memperluas jejaring sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan para pendidik dari berbagai wilayah di Provinsi Lampung.
Keikutsertaan 10 kontingen Lampung Tengah di FEST KREASI GTK 2026 pun diharapkan tidak berhenti pada ajang festival semata. Lebih jauh, kegiatan ini menjadi momentum untuk membawa pulang pengetahuan, pengalaman dan praktik baik yang dapat dikembangkan di satuan pendidikan di Lampung Tengah.
Dengan semangat kreatif, edukatif, apresiatif, sinergis dan inspiratif, kontingen Lampung Tengah diharapkan mampu memberikan kontribusi terbaik sekaligus mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Lampung.
Kabupaten Lampung Tengah terus bergerak membangun pendidikan yang unggul, berkarakter dan berakar pada budaya, menuju Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. (R)
