Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Dr. Nur Rohman, S.E., M.Sos.I., menghadiri Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah (Rakor Pusda) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 3β5 September 2026, tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan mutu serta kualitas layanan pendidikan.
Rakor mengusung agenda utama pembahasan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran. Kedua program tersebut menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah memperkuat kualitas sarana dan prasarana pendidikan sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran.
Kehadiran Kadisdikbud Lampung Tengah dalam forum nasional ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah untuk terus membangun koordinasi dan menyelaraskan kebijakan pendidikan daerah dengan arah kebijakan pemerintah pusat.
Menurut Dr. Nur Rohman, Rakor Pusda menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memahami arah kebijakan pendidikan nasional sekaligus menyusun langkah tindak lanjut yang sesuai dengan kebutuhan satuan pendidikan di daerah.
βRapat koordinasi ini menjadi momentum penting bagi daerah untuk menyelaraskan program pendidikan dengan kebijakan pemerintah pusat. Kami di Lampung Tengah berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan sinergi, khususnya dalam mendukung program revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran,β ujar Nur Rohman.
Ia menjelaskan, revitalisasi satuan pendidikan tidak semata-mata berkaitan dengan pembangunan maupun perbaikan sarana dan prasarana, tetapi juga menyangkut upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mampu mendukung peningkatan kualitas peserta didik.
Sementara itu, digitalisasi pembelajaran dinilai perlu terus didorong agar pemanfaatan teknologi dapat memberikan manfaat nyata bagi guru dan peserta didik, sekaligus membuat proses pembelajaran semakin adaptif terhadap perkembangan zaman.
βRevitalisasi tidak hanya berkaitan dengan pembangunan atau perbaikan sarana dan prasarana, tetapi juga bagaimana kita menciptakan lingkungan belajar yang semakin nyaman, aman, dan mendukung peningkatan kualitas peserta didik. Begitu pula dengan digitalisasi pembelajaran, yang harus kita dorong agar pemanfaatan teknologi dapat memberikan manfaat nyata bagi guru maupun siswa,β jelasnya.
Forum tersebut mempertemukan para pemangku kepentingan sektor pendidikan dari tingkat pusat hingga daerah. Selain menjadi ruang koordinasi, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menyelaraskan langkah strategis dalam pelaksanaan berbagai program prioritas pendidikan.
Nur Rohman menegaskan, hasil dan kebijakan yang diperoleh melalui forum tersebut akan menjadi bahan untuk ditindaklanjuti di Kabupaten Lampung Tengah dengan memperhatikan kebutuhan serta kondisi masing-masing satuan pendidikan.
βSetiap kebijakan dan program yang dibahas dalam forum ini akan kami tindak lanjuti sesuai dengan kebutuhan dan kondisi satuan pendidikan di Lampung Tengah. Harapannya, sinergi pusat dan daerah dapat semakin kuat sehingga kualitas layanan pendidikan di Lampung Tengah terus meningkat,β pungkasnya.
Melalui penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah terus mendorong terwujudnya layanan pendidikan yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu mempersiapkan generasi yang unggul dan berdaya saing. (R)
