Ikhtiar Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) dalam mendorong lahirnya generasi Qur’ani yang berprestasi terus mendapat perhatian. Hal itu kembali ditunjukkan dengan keberangkatan dua putra daerah yang dipercaya mewakili Provinsi Lampung pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Provinsi Jawa Tengah, 11–20 September 2026.
Dua kafilah asal Lampung Tengah tersebut dilepas oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Lamteng, Dr. Candra Puasati, S.Pd., M.Pd., mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati I Komang Koheri, S.E., M.Sos., di ruang kerja Bupati, Rabu (9/9/2026).
Keduanya akan membawa nama Provinsi Lampung dalam cabang Khaththil Qur’an. Abdul Halim, asal Kecamatan Trimurjo, akan mengikuti Khaththil Qur’an Golongan Kontemporer, sedangkan Qusairi, asal Kecamatan Seputih Banyak, akan berlaga pada Khaththil Qur’an Golongan Naskah.
Keikutsertaan dua putra daerah tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Lampung Tengah. Di bawah kepemimpinan Plt. Bupati I Komang Koheri, perhatian terhadap pembangunan sumber daya manusia tidak hanya diarahkan pada aspek pembangunan fisik, tetapi juga penguatan kehidupan keagamaan, pembinaan generasi muda, serta pengembangan potensi putra-putri daerah.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah untuk menciptakan generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan dan prestasi, tetapi juga memiliki karakter, akhlak, serta nilai-nilai keagamaan yang kuat.
Mewakili Plt. Bupati Lamteng, Dr. Candra Puasati menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada Abdul Halim dan Qusairi yang telah berhasil melewati proses pembinaan hingga dipercaya memperkuat kontingen Provinsi Lampung di tingkat nasional.
Candra juga menyampaikan penghargaan kepada para pelatih, pembina, LPTQ, serta Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah yang telah memberikan pendampingan dan pembinaan kepada kedua peserta.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, kami menyampaikan selamat kepada adik-adik yang telah berhasil membawa nama Lampung Tengah hingga ke tingkat nasional. Ini merupakan sebuah kebanggaan bagi daerah dan tentu tidak terlepas dari kerja keras peserta, pelatih, pembina, LPTQ, serta Kementerian Agama,” ujar Candra.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah akan terus memberikan dukungan terhadap upaya pembinaan generasi muda di bidang keagamaan. Menurutnya, prestasi dalam MTQ bukan semata-mata tentang meraih juara, tetapi juga menjadi bagian dari syiar dan upaya membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Candra juga menyampaikan pesan khusus dari Plt. Bupati Lamteng I Komang Koheri kepada kedua kafilah yang akan berangkat ke Jawa Tengah. Pesan tersebut tidak hanya agar keduanya mampu tampil maksimal dalam perlombaan, tetapi juga menjaga sikap, akhlak, kesehatan, dan nama baik Kabupaten Lampung Tengah serta Provinsi Lampung.
“Pesan Bapak Plt. Bupati, tampilkan kemampuan terbaik, jangan minder, percaya pada kemampuan yang sudah ditempa melalui latihan. Namun yang paling penting, tetap jaga akhlak, rendah hati, dan nama baik daerah. Kalian bukan hanya membawa nama pribadi dan keluarga, tetapi juga membawa nama Lampung Tengah dan Provinsi Lampung,” tutur Candra menyampaikan pesan Plt. Bupati.
Candra juga mengingatkan kedua peserta agar menjaga kondisi kesehatan dan stamina selama mengikuti rangkaian MTQ Nasional. Persiapan yang telah dilakukan, kata dia, harus diimbangi dengan kondisi fisik dan mental yang prima.

“Jaga kesehatan, jaga stamina, istirahat yang cukup dan berdoa. Semoga Allah SWT memberikan kesehatan, ketenangan, kemudahan dan kelancaran sehingga dapat tampil optimal,” pesannya.
Ia berharap Abdul Halim dan Qusairi dapat menjadikan kesempatan tampil di tingkat nasional sebagai pengalaman berharga sekaligus momentum untuk terus meningkatkan kemampuan.
“Menang tentu menjadi harapan kita bersama. Tetapi lebih dari itu, jadikan MTQ ini sebagai ladang ibadah, pengalaman, dan kesempatan untuk menunjukkan bahwa Lampung Tengah memiliki generasi Qur’ani yang mampu berprestasi di tingkat nasional,” lanjutnya.
Semangat tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah untuk terus mendorong pembangunan manusia yang berkarakter dan berakhlak. Prestasi di bidang keagamaan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk mencintai Al-Qur’an, mempelajarinya, serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Candra pun menitipkan harapan agar perjuangan kedua kafilah tidak berhenti pada pencapaian di arena MTQ, tetapi mampu memberikan teladan bagi lingkungan dan masyarakat ketika kembali ke daerah.

“Semoga Allah SWT memberikan hasil yang terbaik. Apa pun hasilnya nanti, pulanglah sebagai pribadi yang lebih baik, membawa pengalaman, membawa keberkahan, dan menjadi inspirasi bagi anak-anak muda Lampung Tengah lainnya,” ungkapnya.
Acara pelepasan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah H. Maryan Hasan, M.Pd., Kabag Kesra Setdakab Lampung Tengah Indra Gandi, S.E., serta jajaran pelatih dan pembina peserta dari LPTQ dan Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah.
Keberangkatan Abdul Halim dan Qusairi menjadi bukti bahwa potensi generasi muda Lampung Tengah terus tumbuh dan mendapat ruang untuk berkembang. Pemerintah daerah berharap keduanya mampu memberikan penampilan terbaik, menjaga kehormatan daerah, serta membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Tengah.
Pada akhirnya, perjalanan menuju MTQ Nasional bukan sekadar tentang mengejar piala, melainkan bagian dari ikhtiar panjang membangun generasi Qur’ani yang unggul, berakhlak, berprestasi, dan membawa keberkahan bagi masyarakat. (R)
“Lampung Tengah Unggul, Adil, dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas 2045″
