Kepedulian Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah terhadap masyarakat terus diwujudkan melalui langkah nyata, baik dalam penanganan warga terdampak bencana maupun mendorong berbagai inovasi yang lahir dari masyarakat.
Hal tersebut terlihat dalam kegiatan di Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, Rabu (9/9/2026). Pemerintah Kecamatan Trimurjo bersama Dinas Sosial Kabupaten Lampung Tengah menyerahkan bantuan kepada warga yang rumahnya terdampak bencana angin kencang.
Bantuan tersebut diserahkan bersama unsur kelurahan, RW, RT, serta tokoh masyarakat sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada warga yang mengalami musibah. Sebelumnya, angin kencang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan menimpa rumah warga.
Camat Trimurjo, Anwar Sadat, S.Kom., mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.

βKami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada warga yang terdampak. Ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir ketika masyarakat membutuhkan,β ujar Anwar Sadat.
Menurutnya, kepedulian tersebut sejalan dengan arahan Plt. Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., yang terus mendorong jajaran pemerintah daerah agar responsif terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Warga penerima bantuan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Plt. Bupati Lampung Tengah beserta jajaran pemerintah daerah atas bantuan yang diberikan.
Selain penanganan dampak bencana, kunjungan di Kecamatan Trimurjo juga menjadi momentum untuk melihat potensi inovasi masyarakat di bidang lingkungan.
Bersama jajaran Dinas Perindustrian Kabupaten Lampung Tengah, yang terdiri dari kepala bidang dan staf, pemerintah kecamatan meninjau karya inovasi warga berupa pengolahan sampah menjadi bahan bakar minyak (BBM), termasuk bensin dan solar.

Inovasi tersebut dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai bagian dari upaya mengurangi persoalan sampah sekaligus membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Camat Trimurjo, Anwar Sadat, menjelaskan bahwa langkah awal yang akan didorong pemerintah adalah membantu proses pengurusan perizinan dan pemenuhan ketentuan yang diperlukan.
βKami melihat inovasi ini memiliki potensi yang baik. Karena itu, langkah awalnya adalah membantu dari sisi perizinan dan pembinaan agar kegiatan ini dapat berjalan sesuai ketentuan. Harapannya, inovasi pengolahan sampah ini tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan di Trimurjo, tetapi juga dapat dikembangkan dan memberikan manfaat lebih luas hingga ke tingkat kabupaten,β jelasnya.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mengembangkan inovasi lokal. Pemerintah, kata dia, tidak hanya berperan sebagai regulator, tetapi juga perlu hadir memberikan pendampingan agar potensi masyarakat dapat berkembang secara optimal.

Upaya tersebut sekaligus memperkuat arah kebijakan Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri, yang menempatkan pemberdayaan masyarakat, kepedulian lingkungan, serta pengembangan potensi daerah sebagai bagian dari pembangunan yang memberikan manfaat langsung.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, perangkat kelurahan/kampung, dunia usaha, dan masyarakat, berbagai potensi lokal diharapkan dapat dikembangkan menjadi solusi nyata bagi persoalan lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi baru.
Dengan demikian, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat tidak hanya dirasakan saat terjadi musibah, tetapi juga melalui dukungan terhadap gagasan dan inovasi warga yang memiliki manfaat jangka panjang. (R)
βLampung Tengah Unggul, Adil, dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas 2045β
