PASAR & KOMODITAS
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
DaerahHeadlineKesehatanLampungLampung Tengah

DPPKB Lampung Tengah Perkuat Pengendalian Program Bangga Kencana Bersama BKKBN Lampung

Rendra
445
×

DPPKB Lampung Tengah Perkuat Pengendalian Program Bangga Kencana Bersama BKKBN Lampung

Sebarkan artikel ini

Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) memperkuat pengendalian dan evaluasi program kependudukan, keluarga berencana, serta pembangunan keluarga melalui sinergi bersama Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung dan jajaran OPD KB se-Provinsi Lampung.

Penguatan tersebut dilakukan melalui Rapat Pengendalian Program (Radalgram), Kamis (24/9/2026). Forum ini menjadi ruang koordinasi untuk menyelaraskan langkah, mengukur capaian, sekaligus menajamkan strategi pelaksanaan program Bangga Kencana di lapangan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala DPPKB Lampung Tengah, Helmiyati, S.Pd., S.E., M.M., mengatakan evaluasi secara berkala diperlukan agar program yang dijalankan tidak sekadar memenuhi target, tetapi benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

β€œKoordinasi lintas sektor sangat penting agar setiap program tidak berhenti pada tahap perencanaan. Capaian harus diukur, pelaksanaan dievaluasi, dan setiap kendala harus ditindaklanjuti,” ujar Helmiyati.

Ia menambahkan, sinergi dengan BKKBN Provinsi Lampung dan OPD KB kabupaten/kota menjadi bagian penting dalam memperkuat pelaksanaan program, mulai dari tingkat kebijakan hingga pelaksanaan di lapangan.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, Soetriningsih, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa Radalgram menjadi momentum untuk menyelaraskan langkah, mengukur capaian, serta menajamkan strategi pelaksanaan program Bangga Kencana di lapangan.

“Pengendalian dan evaluasi secara berkala diperlukan agar program prioritas dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di masing-masing daerah,” ujar Soetriningsih.

Bagi DPPKB Lampung Tengah, hasil evaluasi Radalgram akan menjadi bahan untuk memperkuat pelaksanaan program di tingkat kabupaten, termasuk pembangunan keluarga, pelayanan keluarga berencana, pengendalian penduduk, dan pemberdayaan masyarakat.

Sejumlah program yang terus diperkuat DPPKB Lamteng di antaranya Sekolah Lansia, pendampingan keluarga berisiko stunting, serta edukasi pencegahan perkawinan anak. Program tersebut diarahkan untuk membangun keluarga yang lebih sehat, mandiri, tangguh, dan berkualitas sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Lampung Tengah.

Penguatan program DPPKB juga sejalan dengan arah kebijakan Pemkab Lampung Tengah di bawah kepemimpinan Plt. Bupati I Komang Koheri, S.E., M.Sos., yang mendorong perangkat daerah meningkatkan koordinasi serta memastikan program pemerintah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Helmiyati menegaskan, keberhasilan pembangunan keluarga membutuhkan kerja bersama antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, perangkat daerah, pelaksana program, hingga masyarakat.

β€œSinergi menjadi kunci. Dengan koordinasi yang baik, evaluasi yang konsisten, dan kerja nyata di lapangan, program pembangunan keluarga dapat berjalan lebih terarah dan tepat sasaran,” pungkas Helmiyati.

Melalui pengendalian yang berkelanjutan, DPPKB Kabupaten Lampung Tengah berkomitmen mendukung penguatan program Bangga Kencana sekaligus mewujudkan keluarga yang berkualitas. (Rendra)

HAK CIPTA DILINDUNGI
Dilarang mengutip atau menyalin artikel tanpa mencantumkan link sumber resmi Karya Nasional.

2