PASAR & KOMODITAS
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
BUDAYADaerahHeadlineLampungLampung TengahNasional

Plt. Bupati Lamteng Komang Koheri: Batik Warisan Budaya, Identitas dan Kebanggaan Masyarakat Indonesia

Rendra
442
×

Plt. Bupati Lamteng Komang Koheri: Batik Warisan Budaya, Identitas dan Kebanggaan Masyarakat Indonesia

Sebarkan artikel ini

Memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober 2026, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., mengajak seluruh masyarakat untuk terus mencintai, memakai, serta melestarikan batik sebagai bagian dari identitas dan warisan budaya bangsa.

Menurutnya, batik bukan sekadar pakaian yang dikenakan pada acara resmi, tetapi juga memiliki nilai sejarah, kreativitas, serta menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia.

β€œBatik adalah warisan yang menyatukan kita. Di balik setiap motif ada cerita, ada budaya, ada kerja keras para pengrajin, dan ada kehidupan masyarakat yang harus kita jaga bersama,” ujar I Komang Koheri, (2/10/2026).

Sebagai pemimpin daerah, ia menilai pelestarian batik juga dapat menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM, perajin, dan pelaku ekonomi kreatif di Lampung Tengah.

β€œMari kita bangga memakai batik, bukan hanya pada hari tertentu. Dengan membeli dan menggunakan produk batik karya masyarakat, kita ikut menghidupkan usaha kecil, membantu para perajin, dan menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman,” katanya.

I Komang Koheri juga mengajak generasi muda untuk tidak memandang batik sebagai sesuatu yang kuno. Menurutnya, batik dapat terus berkembang mengikuti kreativitas zaman tanpa kehilangan nilai budaya yang melekat di dalamnya.

β€œBatik harus dekat dengan masyarakat, dekat dengan anak-anak muda, dan terus hadir dalam kehidupan sehari-hari. Kita boleh mengikuti perkembangan zaman, tetapi jangan sampai kehilangan jati diri,” tuturnya.

Ia berharap semangat Hari Batik Nasional dapat menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap budaya Indonesia sekaligus membangun kebanggaan terhadap produk lokal.

β€œDari masyarakat, untuk masyarakat. Mari kita rawat budaya, kita dukung karya para perajin, dan kita bangun kebanggaan terhadap batik Indonesia,” pungkasnya. (Rendra)

“Selamat Hari Batik Nasional 2 Oktober 2026. Bangga Batik Indonesia, Lestarikan Budaya, Kuatkan Ekonomi Masyarakat.”

I Komang Koheri, S.E., M.Sos
Plt. Bupati Lampung Tengah

HAK CIPTA DILINDUNGI
Dilarang mengutip atau menyalin artikel tanpa mencantumkan link sumber resmi Karya Nasional.

2