Lampung Tengah rasa Jepangโsiapa sangka? Di kawasan Gunung Sugih, masyarakat kini memiliki ruang terbuka hijau (RTH) yang menawarkan suasana asri dengan hamparan bunga, pepohonan, serta lingkungan yang nyaman untuk bersantai maupun beraktivitas.
Taman Tugu Canang Gunung Sugih menjadi salah satu ruang publik yang menarik perhatian masyarakat. Penataan taman yang dilengkapi beragam tanaman dan bunga menghadirkan suasana unik. Bahkan, tidak sedikit pengunjung yang menyebut nuansanya menyerupai taman bergaya Jepang.
Keindahan taman semakin terasa ketika masyarakat datang untuk menikmati suasana. Pengunjung terlihat bersantai, mengabadikan momen, menikmati pemandangan, hingga menghabiskan waktu bersama keluarga.
Tidak hanya menjadi tempat rekreasi, Taman Tugu Canang juga dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas positif. Anak-anak dapat membaca dan belajar, sementara masyarakat bisa berolahraga, mengikuti senam bersama, berkumpul dengan keluarga, maupun melakukan berbagai kegiatan komunitas.

Kawasan tersebut juga menjadi bagian dari aktivitas car free day (CFD). Kehadiran Taman Tugu Canang tidak hanya mempercantik wajah Gunung Sugih, tetapi juga menyediakan ruang bagi masyarakat untuk berinteraksi, berolahraga, dan melakukan berbagai kegiatan secara terbuka.
Salah satu pengunjung, Partila Umar, ASN Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Lampung Tengah, mengaku menikmati suasana yang dihadirkan Taman Tugu Canang.
Menurutnya, penataan taman yang baik memberikan suasana berbeda di tengah aktivitas masyarakat.
โMenurut saya, Taman Tugu Canang ini sangat indah. Penataan taman, bunga-bunga, dan suasananya yang asri memberikan kesan seperti berada di taman ala Jepang. Ini menjadi pemandangan yang menarik bagi masyarakat Lampung Tengah, khususnya di Gunung Sugih,โ ujar Partila.
Ia menilai, keberadaan taman semakin berarti karena tidak hanya menjadi tempat menikmati keindahan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan masyarakat.

โYang menarik, taman ini bukan hanya menjadi tempat untuk bersantai. Anak-anak bisa membaca, masyarakat bisa berolahraga, senam bersama, berkumpul dengan keluarga, dan mengikuti berbagai kegiatan. Jadi manfaatnya bisa dirasakan banyak kalangan,โ katanya.
Partila juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan keindahan taman agar keberadaannya dapat terus memberikan manfaat.
โRuang seperti ini harus kita jaga bersama. Kalau bersih dan terawat, masyarakat tentu akan semakin nyaman datang dan memanfaatkannya,โ ungkapnya.
Keberadaan Taman Tugu Canang menunjukkan bahwa ruang terbuka hijau tidak hanya memiliki fungsi estetika, tetapi juga fungsi sosial dan rekreasi. Taman menjadi ruang bagi masyarakat untuk berinteraksi, berolahraga, belajar, maupun menghabiskan waktu bersama keluarga.
Bagi masyarakat Lampung Tengah, keberadaan taman ini menjadi salah satu pilihan untuk menikmati suasana hijau tanpa harus pergi jauh.
Tidak perlu jauh-jauh ke Jepang untuk menikmati taman bernuansa Negeri Sakura. Gunung Sugih punya Taman Tugu Canang.

Di tempat ini, masyarakat dapat menikmati bunga dan pepohonan sekaligus melakukan berbagai aktivitas bersama keluarga maupun komunitas. Karena itu, masyarakat diharapkan turut menjaga kebersihan, ketertiban, dan keindahan taman agar ruang terbuka hijau tersebut dapat terus dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Keberadaan Taman Tugu Canang juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dalam menghadirkan fasilitas dan ruang publik yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., mengatakan pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada penyediaan fasilitas dan ruang publik yang dapat digunakan masyarakat.
โPembangunan harus memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Ruang terbuka hijau dan ruang publik seperti Taman Tugu Canang menjadi bagian penting karena dapat dimanfaatkan untuk berolahraga, belajar, bersosialisasi, dan berkegiatan bersama,โ ujar I Komang Koheri.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas publik yang telah tersedia.
โPemerintah membangun dan menata, tetapi masyarakat juga memiliki peran untuk menjaga dan merawatnya. Kalau kita jaga bersama, ruang publik ini akan terus menjadi tempat yang nyaman dan bermanfaat bagi masyarakat,โ katanya.
Komang Koheri menegaskan, pembangunan Lampung Tengah terus diarahkan pada berbagai sektor, termasuk menghadirkan lingkungan yang nyaman serta ruang publik yang dapat dinikmati masyarakat.
โKita ingin pembangunan Lampung Tengah tidak hanya terlihat dari fisiknya, tetapi benar-benar memberikan manfaat dan menghadirkan ruang yang nyaman bagi masyarakat,โ pungkasnya. (Rendra)
