Anggota DPRD Provinsi Lampung Fraksi PDI Perjuangan, Ni Ketut Dewi Nadi, S.T., M.Sos., mengajak masyarakat menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan keluarga, bermasyarakat, hingga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ajakan tersebut disampaikannya dalam kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila Tahap I yang digelar di Sirkuit Lembah Mutiara Sai, Kampung Reno Basuki, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Lampung Tengah, Sabtu (10/10/2026).
Mengangkat tema βImplementasi Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hariβ, kegiatan ini diikuti jajaran PAC PDI Perjuangan, pengurus ranting, serta ketua anak ranting se-Kecamatan Rumbia. Sosialisasi tersebut menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga persatuan, menghargai perbedaan, dan membangun kehidupan sosial yang harmonis.
Ni Ketut Dewi Nadi menegaskan, Pancasila bukan sekadar dasar negara yang dihafalkan, melainkan nilai kehidupan yang harus diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata di tengah masyarakat.

βPancasila harus hadir dalam kehidupan sehari-hari. Kita bisa memulainya dari hal sederhana, seperti saling menghormati, membantu tetangga yang membutuhkan, menjaga kerukunan, serta menyelesaikan persoalan melalui musyawarah. Jangan sampai perbedaan membuat kita terpecah, karena kita semua adalah bagian dari masyarakat yang harus saling menjaga,β ujarnya.
Menurutnya, semangat kebangsaan akan semakin kuat apabila masyarakat tidak hanya memahami nilai-nilai Pancasila secara teori, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan nyata. Sikap toleransi, kepedulian sosial, keadilan, dan gotong royong perlu terus ditumbuhkan agar tercipta lingkungan yang aman, rukun, dan sejahtera.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadi teladan di lingkungan masing-masing dengan membangun komunikasi yang baik, menghargai pendapat orang lain, serta mengutamakan kepentingan bersama.

βJangan menunggu melakukan hal besar untuk mengamalkan Pancasila. Ketika kita mau bergotong royong, menghargai sesama, dan peduli terhadap keadaan sekitar, sesungguhnya kita sedang menjalankan nilai-nilai Pancasila. Persatuan harus kita rawat bersama, dimulai dari keluarga dan lingkungan tempat tinggal,β tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, Plt. Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., turut menjadi narasumber bersama Camat Rumbia I Wayan Pancayase, untuk menyampaikan materi mengenai pentingnya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
I Komang Koheri menekankan bahwa Pancasila harus menjadi landasan dalam membangun hubungan sosial yang harmonis, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

βPancasila mengajarkan kita untuk hidup berdampingan, saling menghormati, dan mengutamakan kepentingan bersama. Di tengah perbedaan, kita harus tetap menjaga persaudaraan. Jangan mudah terpecah oleh persoalan yang justru bisa diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah,β ungkapnya.
Menurut Komang Koheri, semangat gotong royong merupakan salah satu kekuatan masyarakat yang perlu terus dipelihara. Kepedulian terhadap lingkungan, membantu warga yang mengalami kesulitan, dan menjaga kerukunan merupakan bentuk pengamalan Pancasila yang dapat dilakukan siapa saja.
Ia berharap sosialisasi tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu mendorong masyarakat untuk semakin aktif membangun kehidupan yang damai, saling menghargai, dan mengedepankan kepentingan bersama.
βNilai-nilai Pancasila akan semakin bermakna apabila benar-benar kita jalankan. Mari kita jaga persatuan, perkuat gotong royong, dan ciptakan lingkungan yang nyaman bagi semua. Pembangunan tidak hanya membutuhkan program pemerintah, tetapi juga dukungan dan kebersamaan masyarakat,β tuturnya.

Sementara itu, Camat Rumbia I Wayan Pancayase, dalam pernyataan penutupnya menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kerukunan dan menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, pemerintah kecamatan bersama pemerintah kampung dan masyarakat perlu terus membangun komunikasi serta memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan sosial.
βKerukunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Kami berharap nilai-nilai Pancasila benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari saling menghormati, membantu sesama, hingga menyelesaikan persoalan dengan musyawarah. Dengan kebersamaan dan gotong royong, kita dapat menjaga Rumbia tetap aman, rukun, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,β pungkasnya.

Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa pengamalan Pancasila dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Semangat persatuan, toleransi, kepedulian, dan gotong royong menjadi modal penting untuk membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis serta memperkuat kebangsaan dari tingkat lokal. (Rendra)
