PASAR & KOMODITAS
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
BUDAYADaerahEKONOMIHeadlineLampungLampung TengahNasional

Antusias Warga Hadiri Pasar Murah di Bandar Jaya, Yos Devera: Wujud Kepedulian Pemerintah terhadap Kesejahteraan Rakyat

Rendra
357
×

Antusias Warga Hadiri Pasar Murah di Bandar Jaya, Yos Devera: Wujud Kepedulian Pemerintah terhadap Kesejahteraan Rakyat

Sebarkan artikel ini

Antusiasme warga terlihat dalam kegiatan Gerakan Serentak Penetrasi Pasar di Plaza Bandar Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Selasa (13/10/2026). Kehadiran pasar murah ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus membantu meringankan beban belanja rumah tangga.

Program tersebut merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung yang bekerja sama dengan Perum BULOG dan Bank Indonesia (BI). Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan, mengendalikan inflasi, dan mempertahankan daya beli masyarakat.

Khusus di Kabupaten Lampung Tengah, pelaksanaan kegiatan dipercayakan kepada Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan. Melalui program tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh sejumlah komoditas kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Lampung Tengah, Yos Devera, S.Pd., M.M., mengatakan bahwa pasar murah merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

β€œPasar murah ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan rakyat. Kami ingin masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sehingga dapat membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga,” ujar Yos Devera.

Menurutnya, keberhasilan program pengendalian inflasi membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, didukung oleh berbagai pihak terkait.

β€œSaya berharap kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemkab Lampung Tengah dapat terus diperkuat agar program pengendalian inflasi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok,” ungkapnya.

Dalam kegiatan pasar murah tersebut, masyarakat dapat memperoleh sejumlah komoditas kebutuhan pokok dengan harga yang telah diinformasikan oleh penyelenggara.

Beberapa komoditas yang tersedia antara lain Minyakita seharga Rp15.500 per liter, beras SPHP Rp60.000 per sak isi 5 kilogram, gula kemasan Rp17.500 per kilogram, serta telur Rp22.000 per kilogram.

Selain itu, tersedia pula kebutuhan pangan lainnya, seperti daging ayam, bawang merah, bawang putih, cabai, dan tepung terigu dengan harga di bawah harga pasar sesuai informasi kegiatan.

Ketersediaan berbagai komoditas tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengatur pengeluaran rumah tangga. Dengan harga yang lebih terjangkau, warga memiliki kesempatan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus mengalokasikan pengeluaran untuk kebutuhan lainnya.

Yos Devera menegaskan, pasar murah bukan sekadar kegiatan jual beli, melainkan bagian dari upaya pemerintah untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan menjaga akses terhadap kebutuhan pangan.

β€œOleh karena itu, Pemkab Lampung Tengah melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan akan terus mendukung berbagai program yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, khususnya dalam menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok dan menciptakan aktivitas perdagangan yang sehat,” tegasnya.

Pelaksanaan pasar murah ini juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati I Komang Koheri, S.E., M.Sos., dalam mendukung program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kesejahteraan rakyat tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan publik, tetapi juga menyangkut kemampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena itu, menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan menjadi salah satu hal penting yang perlu mendapat perhatian bersama.

Di tengah beragamnya kebutuhan rumah tangga, pasar murah menjadi salah satu langkah yang dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih bersahabat. Melalui kerja sama lintas instansi, upaya pengendalian inflasi diharapkan berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Yos Devera menambahkan, pemerintah perlu terus menghadirkan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dukungan dan kerja sama seluruh pihak juga menjadi bagian penting agar pelaksanaan program dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

β€œHarapan kami, kegiatan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Pemerintah harus hadir melalui program yang bisa dirasakan langsung oleh rakyat. Dengan kerja sama yang baik, kita berharap harga kebutuhan pokok tetap terjangkau, daya beli masyarakat terjaga, dan kesejahteraan keluarga semakin meningkat,” tutupnya.

Melalui Gerakan Serentak Penetrasi Pasar se-Provinsi Lampung, Pemkab Lampung Tengah menegaskan dukungannya terhadap upaya pengendalian inflasi dan perlindungan daya beli masyarakat. Sinergi antara Pemprov, Pemkab, BULOG, dan Bank Indonesia diharapkan terus berlanjut sehingga masyarakat semakin mudah memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. (Rendra)

HAK CIPTA DILINDUNGI
Dilarang mengutip atau menyalin artikel tanpa mencantumkan link sumber resmi Karya Nasional.

2