PASAR & KOMODITAS
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
BUDAYADaerahHeadlineLampungLampung TengahNasional

PKD 2026, Komang Koheri Dorong Seni dan Budaya Lampung Tengah Mendunia

Rendra
688
×

PKD 2026, Komang Koheri Dorong Seni dan Budaya Lampung Tengah Mendunia

Sebarkan artikel ini

Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati I Komang Koheri, S.E., M.Sos., terus memperkuat pelestarian dan pengembangan seni budaya daerah agar semakin dikenal luas hingga tingkat nasional.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembukaan Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2026 oleh Plt. Bupati I Komang Koheri, Rabu (21/10/2026), di Gedung Sesat Agung Nuwo Balak, Gunung Sugih. Kegiatan PKD juga turut dihadiri jajaran Forkopimda, sejumlah kepala perangkat daerah, dan semua pihak terkait dalam acara tersebut.

Mengusung tema β€œHarmoni Budaya Bumi Lampung Menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkenalkan kekayaan seni, adat istiadat, tradisi, dan kearifan lokal Lampung Tengah kepada masyarakat. PKD 2026 juga diharapkan memperkuat identitas daerah sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap warisan budaya leluhur.

Dalam sambutannya, I Komang Koheri menegaskan bahwa kebudayaan merupakan jati diri masyarakat yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus.

β€œSaya ingin seni dan budaya Lampung Tengah tidak hanya dikenal masyarakat lokal, tetapi juga semakin diperkenalkan hingga tingkat nasional. Warisan leluhur ini memiliki nilai yang tinggi dan harus kita jaga, kembangkan, serta wariskan kepada generasi mendatang,” tegasnya.

Menurutnya, keberagaman suku, adat, bahasa, dan tradisi di Lampung Tengah merupakan kekuatan yang mempererat persatuan. Karena itu, pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, tokoh adat, seniman, sekolah, hingga generasi muda.

β€œSaya mengajak generasi muda untuk bangga terhadap budaya daerah, berani berkarya, dan ikut memperkenalkan kekayaan Lampung Tengah kepada Indonesia. Kita harus mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan identitas budaya sendiri,” ujarnya.

Orang nomor satu di Bumi Beguai Jejamo Wawai itu juga menambahkan, pengembangan kebudayaan juga berpotensi mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Melalui pembinaan, promosi, serta dukungan terhadap pelaku seni, kekayaan budaya lokal saya harap mampu membuka peluang ekonomi sekaligus meningkatkan daya tarik Lampung Tengah,” ujar Plt. Bupati Komang Koheri.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah, Dr. Nur Rohman, S.E., M.Sos.I., menyampaikan bahwa PKD 2026 menjadi sarana untuk mendekatkan seni budaya kepada masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi seniman, budayawan, dan generasi muda untuk menampilkan karya.

β€œKami ingin Pekan Kebudayaan Daerah menjadi ruang bersama untuk mengenal dan mencintai seni budaya Lampung Tengah. Budaya tidak cukup hanya ditampilkan dalam acara tertentu, tetapi harus terus dipelajari, dipraktikkan, dan diwariskan,” ungkap Nur Rohman.

Ia menekankan bahwa pendidikan dan keterlibatan keluarga, sekolah, komunitas seni, serta tokoh adat memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan budaya. Generasi muda perlu mengenal tidak hanya bentuk kesenian, tetapi juga filosofi dan nilai luhur yang terkandung di dalamnya.

β€œPelestarian budaya harus berjalan beriringan dengan kreativitas. Kami berharap para seniman dan generasi muda terus berkarya, sementara masyarakat memberikan apresiasi. Dengan dukungan bersama, budaya Lampung Tengah dapat berkembang dan semakin dikenal sebagai bagian dari kekayaan budaya nasional,” tambahnya.

Melalui PKD 2026, Pemkab Lampung Tengah berharap pelestarian budaya tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan masyarakat luas. Pembinaan seniman, penguatan komunitas budaya, dan promosi tradisi lokal menjadi langkah penting agar warisan leluhur tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Dengan semangat β€œHarmoni Budaya Bumi Lampung Menuju Indonesia Emas”, Pekan Kebudayaan Daerah 2026 diharapkan menjadi panggung kebanggaan masyarakat untuk memperkenalkan seni dan tradisi Lampung Tengah ke tingkat nasional, sekaligus memperkuat identitas daerah dalam mewujudkan Lampung Tengah yang unggul, adil, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045. (Rendra)

HAK CIPTA DILINDUNGI
Dilarang mengutip atau menyalin artikel tanpa mencantumkan link sumber resmi Karya Nasional.

2