PASAR & KOMODITAS
🏅 Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
🔄 Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
🛢️ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
💵 USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
📈 IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
🪙 Perak / Silver: Rp 16.850/gr
🏅 Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
🔄 Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
🛢️ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
💵 USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
📈 IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
🪙 Perak / Silver: Rp 16.850/gr
Lain-Lain

Sekda dan Kadis Kominfo Lampung Tengah Hadiri Parade Ogoh-ogoh

Avatar
88
×

Sekda dan Kadis Kominfo Lampung Tengah Hadiri Parade Ogoh-ogoh

Sebarkan artikel ini

IMG-20190303-WA0018

IMG-20190303-WA0019

IMG-20190303-WA0016

IMG-20190303-WA0017

IMG-20190303-WA0013

KARYANASIONAL. COM— Sekertaris Daerah (Sekda) Lampung Tengah, Adi Erlansyah didampingi Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Sarjito mengahadiri Parade Ogoh-ogoh tahun 2019 di Lapangan Merdeka Seputih Raman, Minggu (03/03).

Dalam agenda rutin yang digelar sebelum Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu tersebut, setidaknya menampilkan 42 Parade Ogoh-ogoh yang dibagi dua golongan, 30 rombongan dewasa dan 12 anak-anak.

Mewakili sambutan Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto, Sekda Adi Erlansyah menyampaikan apresiasi dengan diselenggarakannya Parade Ogoh-ogoh tersebut. Dia berharap Parade ini dapat menjadi sarana pelestarian dan pengembangan seni budaya di Lamteng.

“Saya harapkan Parade Ogoh-ogoh dapat menjadi agenda rutin wisata di Kabupaten Lampung Tengah. Kita juga mendukung penuh pelestarian budaya melalui event-event Parade ini. Yang diperlukan adalah promosi agar budaya dan seni Ogoh-ogoh di Lamteng dapat menjadi salah satu daya tarik wisata,” ujar Sekda dihadapan ribuan masyarakat Seputih Raman yang hadir dalam Parade Ogoh-ogoh.

Sementara Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Lampung Tengah, Ketut Suwendra menjelaskan, dalam Parade ini
menampilkan 42 Ogoh-ogoh yang dibagi dua golongan, 30 rombongan dewasa dan 12 anak-anak.

“Dari 42 peserta ini juga, 37 Ogoh-ogoh dari Seputih Raman dan 5 ogoh-ogoh dari luar kecamatan,” terang Ketut Suwendra.

Dia juga menjelaskan, Parade Ogoh-ogoh adalah kesenian yang disakralkan terutama sebelum memasuki Hari Raya Nyepi. Namun demikian, ini merupakan simbol angkara murka, sehingga setelah pertunjukan semua Ogoh-ogoh akan dibakar.

“Kami masyarakat Hindu Bali yang tinggal dan sudah menjadi penduduk Lampung Tengah sangat berterimakasih kepada pemerintah daerah yang peduli dengan keberadaan kami, sehingga Parade Ogoh-ogoh ini dimasukkan dalam kalender wisata tahunan.” ungkapnya.

Turut hadir dalam Parade Ogoh-ogoh, Sekda Lampung Tengah Adi Erlansyah, Kadis Kominfo Sarjito, perwakilan Dandim Lamteng, Kapolres Lamteng, Kapolsek Seputih Raman, Anggota DPRD Lampung I Komang Koheri dan I Made Suarjaya, Anggota DPRD Lamteng Winarti, dan para Tokoh Adat dan Agama. (Rendra)

HAK CIPTA DILINDUNGI
Dilarang mengutip atau menyalin artikel tanpa mencantumkan link sumber resmi Karya Nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2