HeadlineHukumLampung Tengah

Wujudkan Instruksi Kapolri, Polres Lamteng Luncurkan Pilot Project Pertanian Jagung

Dodi
913
×

Wujudkan Instruksi Kapolri, Polres Lamteng Luncurkan Pilot Project Pertanian Jagung

Sebarkan artikel ini

KARYA NASIONALMemperkuat kolaborasi lintas sektoral dalam menjaga kedaulatan pangan, Polres Lampung Tengah (Lamteng) menggandeng jajaran pemerintah daerah, TNI, hingga kelompok tani untuk melakukan penanaman jagung serentak, Sabtu (7/3/2026).

Langkah tersebut merupakan aksi nyata Polri dalam membangun kemitraan strategis guna menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah Lampung Tengah pada Kuartal I 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di lahan Mapolres Lampung Tengah tersebut dilaksanakan selaras dengan instruksi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang memimpin gerakan serupa secara nasional melalui sambungan virtual Zoom Meeting.

Sinergi itu tidak hanya terlihat di tingkat pimpinan, tetapi juga merambah hingga ke jajaran Polsek. Keberhasilan kegiatan ini didukung penuh oleh kehadiran berbagai elemen penting, mulai dari Dinas Pertanian, Badan Pusat Statistik (BPS), dan Bulog yang memberikan dukungan data serta pendampingan teknis, hingga sinergitas TNI-Polri yang diperkuat kehadiran Danramil Gunung Sugih dalam pengawalan program di lapangan. Tak ketinggalan, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) turut hadir sebagai garda terdepan dalam pengelolaan lahan secara teknis.

“Kegiatan ini adalah bentuk nyata bahwa ketahanan pangan tidak bisa dikerjakan sendiri. Harus ada sinergi antara Polri, pemerintah daerah, pihak swasta, dan para petani,” tegas Wakapolres Lampung Tengah, Kompol Heru Sulistyananto mewakili Kapolres AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H.

Dalam aksi bersama tersebut, Polres Lampung Tengah mengalokasikan lahan seluas 3 hektar di Mapolres dengan dukungan 48 kg bibit jagung jenis Bonmax 85. Sementara itu, 17 Polsek jajaran turut menggerakkan Forkopimcam di wilayah masing-masing untuk mengelola lahan seluas 9,05 hektar.

Secara keseluruhan, total lahan seluas 12,05 hektar yang ditanami secara serentak ini diharapkan menjadi pilot project kolaborasi sukses yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian di Kabupaten Lampung Tengah.

“Kami berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga hingga masa panen tiba, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutup Wakapolres. (rls/Dodi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *