banner 325x300
DaerahLampung Tengah

Pengajian Rutin Majelis Taklim Al-Khoiri Jadi Wadah Memperkuat Silaturahmi dan Nilai Keagamaan di Lingkungan Pemkab Lamteng

334
×

Pengajian Rutin Majelis Taklim Al-Khoiri Jadi Wadah Memperkuat Silaturahmi dan Nilai Keagamaan di Lingkungan Pemkab Lamteng

Sebarkan artikel ini

KARYA NASIONAL – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) terus mendorong penguatan nilai-nilai keagamaan di lingkungan aparatur sipil negara (ASN) melalui kegiatan Pengajian Rutin Majelis Taklim Al-Khoiri yang dilaksanakan setiap Rabu pada awal bulan.

Kegiatan yang berlangsung di Musholla Al-Khoiri, Komplek Rumah Dinas Bupati (Nuwo Balak), Gunung Sugih, Rabu (5/8/2026), menghadirkan penceramah KH. Agus Nur Rohman atau yang akrab disapa Gus Nur dari Sidoarjo, Jawa Timur.

Pengajian diawali dengan pelaksanaan Sholat Dzuhur berjamaah yang diikuti oleh jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah. Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat eselon II, para kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah, serta ibu-ibu Majelis Taklim Al-Khoiri Gunung Sugih yang secara khidmat mengikuti rangkaian acara hingga selesai.

Selain menjadi agenda rutin keagamaan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus membangun kebersamaan antara pemerintah daerah dengan masyarakat melalui majelis ilmu.

Dalam tausiyahnya, KH. Agus Nur Rohman mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa memperkuat keimanan, menjaga ukhuwah Islamiyah, serta menjadikan amanah yang diemban sebagai ladang ibadah. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keikhlasan dalam bekerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT.

“Sebagai umat Islam, kita harus senantiasa meneladani akhlak dan nilai-nilai ajaran Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Rasulullah mengajarkan kejujuran, amanah, kasih sayang, kesederhanaan, serta semangat melayani sesama. Nilai-nilai tersebut harus menjadi pedoman, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik. Jika akhlak Rasulullah mampu kita terapkan, insya Allah akan lahir pribadi-pribadi yang membawa manfaat dan keberkahan bagi lingkungan serta daerah yang kita cintai,” tutur Gus Nur.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Tengah, Indra Gandi, mengatakan bahwa Pengajian Rutin Majelis Taklim Al-Khoiri merupakan agenda pembinaan mental dan spiritual yang dilaksanakan secara konsisten setiap awal bulan.

“Pengajian ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap hari Rabu pada awal bulan. Tujuannya adalah memperkuat nilai-nilai keagamaan, meningkatkan kebersamaan, sekaligus menjadi wadah bagi para ASN dan masyarakat untuk menambah ilmu agama serta mempererat silaturahmi. Kami berharap kegiatan ini terus memberikan manfaat dan keberkahan bagi seluruh peserta,” ujar Gandi.

Sementara itu, Plt. Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus Musholla Al-Khoiri dan Majelis Taklim yang secara istiqamah menyelenggarakan pengajian rutin sebagai bagian dari pembinaan karakter aparatur pemerintah.

“Penguatan pembangunan tidak hanya dilakukan melalui infrastruktur dan pelayanan publik, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan karakter, moral, dan spiritual. Pengajian rutin seperti ini menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan, mempererat persaudaraan, serta membentuk aparatur yang berintegritas, amanah, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat. Semoga kegiatan ini terus berjalan secara berkesinambungan dan membawa keberkahan bagi Kabupaten Lampung Tengah,” ujar I Komang Koheri.

Suasana pengajian berlangsung penuh kekhusyukan. Jamaah mengikuti tausiyah dengan antusias, kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, serta keberkahan bagi masyarakat dan kemajuan Kabupaten Lampung Tengah.

Melalui kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berharap semangat kebersamaan, nilai-nilai religius, serta etos pengabdian kepada masyarakat semakin kuat, sehingga mampu mendukung terwujudnya Lampung Tengah Unggul, Adil, dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas 2045. (R)

2