Example 728x250
Berita PilihanLampung Tengah

SMKN 1 Seputih Agung Terapkan Pendidikan Sistem Kekeluargaan

78
×

SMKN 1 Seputih Agung Terapkan Pendidikan Sistem Kekeluargaan

Sebarkan artikel ini

KARYANASIONAL.COM, Lampung Tengah – Sebagai upaya mewujudkan pendidikan yang berkwalitas dan berdaya saing, SMKN 1 Seputih Agung, Lampung Tengah, menerapkan sistem kekeluargaan. Yaitu dengan melibatkan seluruh orang tua siswa dalam proses belajar dan mengajar, terutama dalam hal kedisiplinan siswa.

Dikatakan Kepala SMKN 1 Seputih Agung, Drs. Edi Christanto, M. Pd. Sistem kekeluargaan yang diterapkan di sekolah ini, telah berjalan sejak tiga tahun lalu. Seluruh orang tua siswa diminta terlibat langsung, untuk bersama-sama memperhatikan dan mengontrol anak didiknya di sekolah.

“Ya kita sengaja melibatkan para orang tua siswa, untuk bersama-sama memperhatikan anak-anak kita. Yaitu dengan cara menjalin komunikasi, antara guru wali kelas dengan orang tua siswa,” jelasnya.

Pada hari pertama masuk sekolah, Senin (15/7/2019), terlebih dulu dilaksanakan upacara bendera yang dihadiri seluruh siswa sebanyak 970 orang, seluruh dewan guru dan staf TU, juga para orang tua siswa kelas X.

Dalam sambutannya, Kepala SMKN 1 Seputih Agung, Drs. Edi Christanto, M. Pd. menyampaikan, pentingnya pihak sekolah meminta orang tua siswa terlibat, agar siswa bersungguh-sungguh dalam belajar, dan tidak menyia-nyiakan waktu untuk hal yang tidak penting, serta tidak terjerumus dalam kegiatan negatif.

“Bapak dan ibu wali murid, mari kita bersama-sama memperhatikan anak-anak kita dalam belajarnya, agar mereka belajar dengan benar dan disiplin, agar mereka berhasil berguna bagi nusa dan bangsa,” harap Edi.

Kepada seluruh siswa, Kepala SMKN 1 Seputih Agung juga berharap, agar bersungguh-sungguh dalam belajar menuntut ilmu, dengan mengutamakan kedisiplinan. Karena menurutnya, tidak ada keberhasilan tanpa kedisiplinan, terutama siswa kelas X yang baru bergabung di sekolah ini.

Ditegaskannya, sekolah yang dipimpinnya ini sangat menerapkan jiwa disiplin, bagi siswa yang bengal atau tidak patuh pada aturan sekolah, maka dipersilahkan untuk mencari sekolah lain. Pihak sekolah tidak memberikan toleransi, bagi siswa-siswi yang tidak taat aturan sekolah.

READ  Bupati Loekman Akan Jadikan Lamteng Sebagai Kota Santri

“Anak-anakku, di sekolah kita ini ada aturan yang ditetapkan menjadi peraturan, atau tata tertib sekolah. Bagi kalian yang tidak taat pada peraturan sekolah, kami persilahkan kalian memilih sekolah lain, jangan sampai kalian mencemari sekolah, akibat perilaku kalian,” tegasnya.

Ditambahkan Edi Christanto, pada tahun ajaran (TA) 2019/2020 ini, jumlah siswa baru yang masuk di sekolah ini sebanyak 400 anak atau 12 kelas. Setiap tahun ajaran baru, jumlah siswa yang mendaftar di sekolah ini selalu membludak.

Dan pihak sekolah terus berupaya, untuk meningkatkan kwalitas dan kwantitas siswa lulusan, sehingga menjadi alasan para orang tua siswa, untuk menyekolahkan anak-anaknya di sekolah ini. (Gun)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

footer { display: block; background-color: black; color: white; border-top: 3px solid #c4a0a4; }