Calon PPS Tes Wawancara, Upaya KPUD Lamteng Wujudkan Pilkada Luber Jurdil

KARYANASIONAL.COM – Tahapan seleksi panitia adhoc pemilihan bupati dan wakil bupati Lampung Tengah (Lamteng) sudah sampai tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada level kampung/kelurahan. Dari pantauan media ini di Kecamatan Trimurjo misalnya, para peserta tes PPS sudah melewati serangkaian tes. Setelah tes tertulis beberapa waktu lalu, tersisa 65 peserta calon Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kecamatan Trimurjo yang mengikuti tes wawancara di Balai Kelurahan Trimurjo, Kamis (12/3/2020).

Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Trimurjo Julie Ichwanto menjelaskan, tes wawancara yang dibagi menjadi dua sesi itu merupakan rangkaian tindaklanjut Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No 3 Tahun 2015 tentang tata kerja KPU Provinsi/Independen Pemilihan Kabupaten/Kota pembentukan dan tata kerja PPK dan PPS dan kelompok penyelenggara dalam pemungutan suara dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati.

“Atas dasar surat keputusan KPU kita menyelenggarakan tes wawancara kepada 65 peserta calon PPS yang sebelumnya lolos tes tertulis untuk Kecamatan Trimurjo ini. Namun pada tes wawancara ini, ada dua peserta yang tidak hadir. Jadi yang ikut tes wawancara hanya 63 peserta pada hari ini,” ungkap Julie.

Dilanjutkan Julie, setelah mengikuti tes wawancara, nantinya hanya ada tiga peserta yang ditetapkan sebagai PPS. Dimana PPS akan ditugaskan di masing-masing kampung.

“Tes hari ini kita bagi jadi dua sesi. Sesi pertama mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB. Selanjutnya, sesi kedua dikulai pukul 13.00 WIB sampai dengan selesai,” terangnya.

Dilugaskan Julie, perekrutan anggota PPS bertujuan untuk mencari orang-orang yang mumpuni menjadi penyelenggara pilkada di tingkat kampung.

“Saya berharap nantinya PPS yang terpilih dapat menjalankan kewajibannya sesuai dengan aturan. Beban tugas yang berat berada di pundak kita semua penyelenggara Pilkada. Oleh karenanya, diperlukan orang-orang yang berintegritas guna mewujudkan Pilkada LUBER dan Jurdil itu,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua KPUD Lampung Tengah Irawan Indrajaya saat dihubungi via ponselnya mengatakan, proses rekrutmen penyelenggara pemilu dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kita di penyelenggara berkomitmen dan sepakat untuk mewujudkan Pilkada yang berintegritas. Karenanya kami di KPUD Lampung Tengah menginginkan seluruh instrumen penyelenggara pemilu itu memiliki integritas, menjunjung profesionalitas dan independensi, demi terwujudnya Pilkada Lampung Tengah yang Jurdil dan Luber,” singkatnya. (Sur)

footer { display: block; background-color: black; color: white; border-top: 3px solid #c4a0a4; }