Komisionernya Diisukan Terpapar Covid 19, Ketua KPUD Lamteng: Itu Hoax!

KARYANASIONAL.COM – Komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Lampung Tengah (Lamteng) Ade Ariyanto, membantah viralnya kabar dirinya yang terimbas Virus Corona Disease 2019 (Covid-19) di media sosial.

Menurut Ade, akibat kabar yang beredar tersebut, dirinya dan keluarga besar merasa dirugikan. Sebab, kabar yang beredar cenderung menghakimi dirinya.

“Jadi sepulang dari Jakarta dalam agenda pelatihan yang diadakan KPU RI di JW Marriot Hotels, saya diisukan jadi Orang Dalam Pengawasan (ODP) Covid-19. Berita itu lantas meluas di media sosial, yang membuat keluarga besar saya dan rekan-rekan di KPUD Lampung Tengah juga mencurigai saya. Eksesnya saya secara pribadi merasa dirugikan, begitupun keluarga besar saya,” jelasnya.

Dilanjutkan Ade, pada 20 Maret 2020 lalu dia yang masuk dalam gelombang II bimtek KPU RI, mengaku mendapat berita jika salah satu peserta bimtek positif Covid-19. Karena itulah, usai mengikuti bimtek, KPU RI menyarankan seluruh peserta untuk memeriksakan diri pada rumah sakit di daerah masing-masing.

“Lantas saya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Demang Sepulau Raya (DSR) untuk memeriksakan diri. Sampai disana, saya langsung ke ruang UGD, karena pelayanan umum pada hari Sabtu dan Minggu tutup, dan bilang mau periksa terkait Covid-19 karena baru pulang bepergian dari Jakarta, dan mereka di rumah sakit itu ketakutan. Saya hanya diperiksa biasa saja, dan diberi obat batuk pilek serta antibiotik. Kebetulan memang saya sedang batuk dan flu berat,” terangnya.

Dikatakan Ade, dalam pemeriksaan di RSUD DSR itu, dirinya mengaku hanya diajukan sejumlah pertanyaan, dan dicek pernapasan, tanpa ada pengecekan suhu tubuh atau cek laboratorium.

“Dan saat itu saya dinyatakan oleh dokter belum ada gejala yang mengarah ke Corona, dan saya disarankan dokter masuk ke dalam katagori orang dalam pengawasan (ODP). Dan sampai saat merilis ini, alhamdulillah saya dalam keadaan sehat,” urainya.

Terpisah, Ketua KPU Lampung Tengah (Lamteng), Irawan Indrajaya membantah bila salah satu Komisioner KPU setempat terdampak virus Corona. Menurut dia, berita yang beredar bahwa ada seorang anggota Komisioner KPU adalah hoax.

“Saya dan beberapa komisioner KPU lainnya langsung menyambangi Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Daerah Demang Sepulau Raya, untuk memastikan apakah benar rekan kami tersebut terdampak virus yang sedang menggetarkan dunia tersebut. Pemeriksaan pun dilakukan, dan hasilnya nihil. Kalaupun ada rasa kurang sehat di badan, itu hanya faktor kelelahan saja dan bukan diakibatkan oleh paparan virus Covid 19 kata dokternya,” ulasnya.

Keluarnya pernyataan Ketua KPUD Lampung Tengah itu, dia lakukan untuk menetralisir suasana, agar staf dan karyawan di KPU setempat tidak resah dan merasa takut.

“Hasil dari koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan dokter di Rumah Sakit Umum Daerah Demang Sepulau Raya, kita juga bertemu dokter Beni, sebagai komandan gugus tugas, semua sudah klir,” urainya.

Diungkapkan Ketua KPUD Lamteng ini, pejabat berkompeten juga mengatakan tidak ada warga di Kabupaten Lamteng, apa lagi komisioner KPU yang dinyatakan positif Covid-19.

“Tadi juga sempat bicara dengan Kasi P2M Dinas Kesehatan dan dokter di rumah sakit, dan tidak adalah itu (penderita Covid-19) di kabupaten kita ini kata mereka,” tandasnya. (Sur)

footer { display: block; background-color: black; color: white; border-top: 3px solid #c4a0a4; }