Nahas Karyawan BRI, Warga Desa Kibang Tersambar Petir Saat Pulang Kerja

KARYANASIONAL.COM – Berhati-hatilah saat musim hujan tiba yang disertai badai petir. Sejumlah musibah bisa saja terjadi sebagai dampak dari dua gejala alam tersebut, salah satunya tersambar petir.

Seperti yang terjadi wilayah Kecamatan Raman Utara, Lampung Timur, seorang pengendara sepeda motor jenis Honda Megapro BE-5245-FY, dikabarkan tersambar petir saat melintas di jalan alternatif antara Desa Ramanaji dan Kotaraman, Kecamatan Raman Utara, saat pulang dari bekerja.

Berdasarkan data yang dihimpun Karyanasional, diketahui nasib nahas tersebut menimpa Iwan Hafison (32), warga Desa Kibang Dusun IV Blitar Rejo, Kecamatan Metro Kibang, Lampung Timur, yang merupakan karyawan BRI Unit Raman Utara.

Saat dihubungi via telepon Kepala Desa Kibang Winarno membenarkan, bahwa korban tersambar petir tersebut adalah warganya.

“Iya benar korban tewas tersambar petir pada Kamis sore kemarin, penduduk Desa Kibang, anak dari pasangan bapak Slamet dan ibu Amalia. Korban sempat mendapatkan pertolongan medis di Puskesmas Raman Utara, nahas nyawa korban sudah tidak tertolong,”jelasnya. Jum’at 03/04/2020.

Jenazah Iwan tiba di rumah duka sekira pukul 20.30 Wib, diantar mobil Jenazah. Diketahui Almarhum sudah berkeluarga dan mempunyai satu orang anak.

“Saya berpesan khususnya warga saya, Jika sedang dalam perjalanan mendengar dentuman petir yang terus-menerus, berhentilah untuk mencari tempat aman serta tunggulah petir hingga reda untuk melanjutkan kembali perjalanan. Hindari berinteraksi dengan perangkat elektronik, logam dan kayu karena sangat berbahaya,” pungkasnya. (Wahyu)

footer { display: block; background-color: black; color: white; border-top: 3px solid #c4a0a4; }