Ini Alasan Firdaus Ali Dukung Kemajuan Seni Budaya Lampung

KARYANASIONAL.COM – DPRD Lampung Tengah (Lamteng) siap mendukung kemajuan Seni Budaya Tradisional Lampung di Bumi Beguai Jejamo Wawai.

Dukungan tersebut disampaikan langsung Wakil Ketua II DPRD Lamteng Firdaus Ali, S.Sos., di dampingi Anggota Dewan Rasyid Efendi dan Deny Satria, saat menghadiri acara penyerahan alat musik tradisional Lampung, berupa guitar acustic, yang berlangsung di Balai Kencana Adat Bandar Buyut, Kampung Buyut Ilir, Kecamatan Gunungsugih, Jum’at Malam (23/10/2020).

Firdaus mengatakan, seni tradisional Lampung adalah aset yang harus dihidupkan dan dilestarikan. Oleh karena itu, dirinya siap memberikan dukungan, baik secara moril dan meteriil, demi berkembangnya seni budaya tradisional di Lampung, khususnya yang ada di Kabupaten Lampung Tengah.

“Untuk kemajuan seni budaya tradisional ini, kami dari DPRD Lamteng akan selalu memberikan dukungan apapun. Silahkan diajukan saja kepada kami, apa yang dibutuhkan, nanti akan kami bantu usahakan untuk ditidaklanjuti,” ujar Firdaus.

Menurut politisi Partai Gerindra Lamteng ini, seni tradisional Lampung sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi objek wisata budaya. Namun, diera globalisasi saat ini, kemajuan seni budaya lokal sulit untuk dikembangkan.

“Oleh karena itu kami (DPRD) akan ikut serta dalam menghidupkan dan melestarikan seni tradisional Lampung untuk dikembangkan menjadi obyek wisata budaya kedepannya,” tegas Firdaus.

Untuk itu, Firdaus berharap kepada para penggiat seni budaya, pemerintah daerah, generasi penerus, dapat bersama-sama mendukung upaya pelestarian seni tradisional Lampung di Kabupaten Lampung Tengah.

“Saya berharap semua pihak terkait mendukung pelestarian seni budaya lokal yang ada di Lampung Tengah ini. Lampung mempunyai peradaban sejarah yang lengkap. Karena selain mempunyai bahasa, Provinsi Lampung juga memiliki aksara yang tidak semua daerah memiliknya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Sanggar Kencana Bandar Buyut, St. Puseran Mergo, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih, atas kunjungan dan dukungan Pimpinan dan Anggota DPRD Lamteng. Hal ini tentunya sebuah suport untuk kemajuan seni budaya tradisional Lampung.

Dia menjelaskan, terbentuknya Sanggar seni tersebut, adalah hasil musyawarah dan mufakat yang melibatkan seluruh Muli Meghanai (Bujang dan gadis), yang ada di Kampung Buyut Udik dan Buyut Ilir, Kecamatan Gunungsugih beberapa waktu.

“Kami mengharapkan dukungan dari semua pihak, mulai dari bujang gadis, tokoh masyarakat, tokoh adat, termasuk juga pemerintah daerah dan DPRD Lamteng,” ujar St. Puseran Mergo.

Ketua Sanggar Kencana Bandar Buyut ini juga mengungkapkan bahwa sanggar yang dipimpinnya akan mengembangkan beberapa jenis kegiatan atau hiburan tradisional Lampung, seperti Tabuh Talo (Kulintang), pencak silat lampung, gitar tunggal, tari-tarian, dzikir baru/lamo dan yang lainnya.

“Kepada Bapak-bapak Pimpinan dan Anggota DPRD, kami mohon dukungan dan bantuannya. Karena tanpa dukungan dari semua pihak, termasuk dari pemerintah daerah dan DPRD, sulit rasanya untuk dapat bertahan dan sukses,” harapnya. (red)

footer { display: block; background-color: black; color: white; border-top: 3px solid #c4a0a4; }