Gradusi Mandiri KPM PKH Kampung Terbanggi Besar di Masa Pandemi Covid-19

KARYANASIONAL.COM – Puluhan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Kampung Terbanggi Besar Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) melakukan Graduasi Mandiri secara massal dalam satu hari, Jum’at (19/2/2021).

Graduasi Mandiri adalah wujud nyata keberhasilan PKH membantu masyarakat keluar dari garis kemiskinan, dan memberdayakan keluarga prasejahtera menjadi keluarga sejahtera mandiri.

Usaha sukses selama masa pandemi membuat Purwanti, salah satu penerima manfaat PKH asal Dusun 6 Kampung Terbanggi Besar Kecamatan Terbanggi Besar memutuskan graduasi di tengah pandemi Covid-19. Keputusannya diambil lantaran usaha bakso yang dikelolanya semakin lancar.

“Kondisi ekonomi keluarga sudah mengalami perubahan menjadi lebih baik, kami mampu memenuhi kebutuhan keluarga secara mandiri tanpa harus bergantung pada bantuan PKH,” ungkapnya mengemukakan alasan graduasi.

Selain perekonomian keluarga sudah lebih baik, ia merasa masih banyak masyarakat lainnya yang lebih membutuhkan bantuan PKH, sehingga ia bersama suami sepakat memutuskan untuk keluar dari kepesertaan PKH.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa sejak terdaftar menjadi peserta PKH pada 2011, kebutuhan keluarga sangat terbantu. Keberadaan PKH dirasakan sangat bermanfaat dalam membantu memenuhi kebutuhan pendidikan dan kesehatan anak.

“Saya menerima PKH tahun 2011. Sejak saat itu, PKH banyak membantu kami dalam memenuhi kebutuhan anak-anak di sekolah. Di PKH, kami juga diajarkan dan diberikan motivasi oleh pendamping cara-cara yang baik dalam mengasuh anak dan juga keuangan keluarga,” tuturnya.

Graduasi Mandiri secara massal oleh 79 KPM PKH Terbanggi Besar dibawah dampingan Siti Khotijah, A.Md sebanyak 45 KPM dan Anik Dini Haryati, S.Pd sebanyak 34 KPM.

Langkah ini merupakan sebuah prestasi ditengah pandemi karena baru pertama kali terjadi di Lampung Tengah, ada KPM sebuah kampung yang melakukan Graduasi Mandiri secara massal.

Demikian diungkapkan oleh Koordinator Kabupaten Pendamping PKH Lilis,S.Psi saat ditemui dalam acara pelepasan 79 KPM PKH yang melakukan Graduasi Mandiri.

“Acara ini sebagai bentuk apresiasi atas kesadaran keluarga yang secara sukarela keluar dari PKH,” ujar Pendamping PKH Kampung Terbanggi Besar Siti Khotijah, A.Md dan Anik Dini Haryati, S.Pd.

Semnetara itu, Camat Terbanggi Besar Fathul Arifin, S.IP.,MM, secara langsung menyampaikan apresiasi atas keberhasilan 79 KPM menjadi keluarga mandiri. Menurutnya, pada masa pandemi Covid-19 ini justru banyak yang berlomba-lomba mendapatkan bantuan.

“Akan tetapi, hal sebaliknya ditunjukkan oleh 79 KPM. Mereka lebih memilih hidup sejahtera, dengan tidak berharap bantuan. Karena pada dasarnya, bantuan PKH memang ditujukan untuk keluarga yang benar-benar membutuhkan, terima kasih atas kesadaran keluarga,” ujar Camat Terbanggi Besar mengapresiasi.

Menurut Siti dan Dini, selaku pendamping PKH Kampung Terbanggi Besar bahwa langkah tersebut merupakan berita sukacita bagi kita, jika ada keluarga yang graduasi mandiri karena itu menunjukkan keberhasilan PKH.

“Kesadaran keluarga menjadi penyemangat bagi kami bahwa PKH terbukti bermanfaat membantu masyarakat keluar dari kemiskinan.
Sekali lagi kami apresiasi dan mengucapkan selamat kepada keluarga ibu dan bapak. Kita berharap bahwa semakin banyak lagi masyarakat kita di Kecamatan Terbanggi Besar yang keluar dari kemiskinan melalui PKH,” ujarnya.

Sementara itu, di tempat berbeda, Kepala Kampung Terbanggi Besar Haidir, ST., turut memberikan apresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada PKH.

“PKH telah mengambil banyak peran dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat ditengah pandemi, khususnya di Kampung Terbanggi Besar. Semoga PKH semakin berkembang,” ungkapnya. (rls/red)