Komitmen IAIN Metro Untuk Menjadi Kampus Penggerak Ekonomi Masyarakat

KARYANASIONAL – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro Dr. Siti Nurjannah, M.Ag.,PIA berkomitmen untuk menjadikan Kampus IAIN Metro sebagai kampus penggerak. Kampus penggerak Yaitu kampus yang mampu mengkader mahasiswa/i agar mempunyai semangat pemberdayaan, semangat gotong royong, serta sadar tentang pentingnya kolaborasi dan siap untuk hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai penggerak masyarakat untuk menciptakan ekonomi kreatif.

IAIN Metro sendiri memiliki 22 Program Studi, dengan 4 Fakultas serta kapasitas 8 ribu mahasiswa. Dengan jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) mahasiswa yang dimiliki, IAIN Metro akan memanfaatkannya degan efektif, sehingga IAIN Metro bersama dengan mahasiswa dan alumni serta masyarakat dapat semakin progres dalam menciptakan kampung-kampung kreatif

Kali ini Rektor IAIN Metro Siti Nurjanah akan berkolaborasi dengan Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Provinsi Lampung, dan mencoba juga untuk berkolaborasi dengan GenPI Nasional. Oleh karena itu, saat Rakornas GenPI yang diselenggarakan di Mandalika Nusa Tenggara Barat (NTB), Rektor IAIN Metro berupaya untuk bisa hadir.

Kehadadiran Rektor IAIN Metro adalah untuk mendeklarasikan IAIN Metro sebagai kampus Penggerak di Rakornas GenPI Nasional di NTB. Selain itu, Rektor IAIN Metro juga akan menjalin MoU antara IAIN Metro dengan UIN Mataram dalam upaya mengoptimalakan capaian Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Kami punya komitmen membangun Perguruan Tinggi yang komitmen terhadap gerakan sosial masyarakat. Rakornas GenPI nanti kami akan Mou dengan GenPI Nasional dan UIN Mataram untuk gerakan Kampung kreatif. Dosen, mahasiswa dan alumni terus bergerak membangun Kampung-kampung kreatif. Generasi Pesona Indonesia akan terua kolaborasi dan kami siapkan SDM yang siap learning by doing dalam pemberdayaan ekonomi maayarakat.” Ujar Rektor IAIN Metro, Siti Nurjannah.

Selama ini mahasiswa/i IAIN Metro memang sudah banyak terlibat dalam agenda pemberdayaan masyarakat. Mahasiswa/i IAIN Metro juga telah banyak membentuk pasar-pasar kreatif dan ruang kreatif dimana itu bisa bermanfaat untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

Begitu juga dengan Dharma Setyawan, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Metro turut menambahkan,“ Kami sudah banyak kolaborasi dengan masyarakat dalam pembangunan Kampung kreatif di antaranya Payungi (Pasar Yosomulyo Pelangi), Kampung Peng_angguran yaitu Kampung Anggur, Kampung Lebah Yosomulyo, Bank Sampah, Kampung Bunga, dan sejumlah Pasar kreatif lain yang ada di Lampung,” ujar Dharma.

“Kampus Penggerak adalah pesan penting tentang kampus harus hadir di tengah-tengah masyarakat bergerak setara untuk membangun ekosistem sosial, ekonomi, pendidikan dan kebudayaan,” lanjutnya. (red)