KSOP Kelas l Panjang Gelar Bimtek Implementasi Sistem Inaportnet BUP Pelayanan Kapal dan Barang

KARYANASIONAL – Kantor KSOP Kelas I Panjang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Sistem Inaportnet pada Badan Usaha Pelabuhan (BUP), PT Pelabuhan Bukit Prima di TUKS PT Bukit Asam, Tbk Unit Pelabuhan Tarahan, Rabu (10/11/2021), bertempat di aula PT Bukit Asam,Tbk Unit Pelabuhan Tarahan.

Kegiatan Bimtek ini dilaksanakan selama 2 hari yaitu dimulai pada tanggal 10-11 November 2021, dibuka langsung oleh Kabid LALA dan UK KSOP Kelas l Panjang Hot Marojahan Hutapea, mewakili Kepala KSOP Kelas l Panjang.

Narasumber Bimtek Implementasi Sistem Inaportnet BUP Pelayanan Kapal dan Barang ini dari KSOP Kelas l Panjang dan PT Pelindo Cabang Panjang.

Turut hadir pada kegiatan tersebut para undangan yaitu, Dirjen hubla/Ditlala, KSOP Kelas I Panjang, Direktur PT. Pelabuhan Bukit Prima, GM PT. Bukit Asam (persero) Unit Pelabuhan Tarahan, GM PT. Pelindo (persero), Ketua DPC Insa Panjang.

Sedangkan para peserta kegiatan yaitu perusahaan yang berkegiatan di TUKS PT. Bukit Asam) antara lain,
Perusahaan Keagenan Kapal, Perusahaan Angkuran Laut,
PBM, JPT, Terminal Operator PT. Bukit Asam, BUP Pemanduan PT. Pelabuhan Bukit Prima.

Dalam sambutannya Kabid LALA dan UK KSOP Kelas l Panjang Hot Marojahan Hutapea, menyampaikan, semoga dengan kemudahan pelayanan kapal dan barang dengan menggunakan Sistem Inaportnet ini
dapat meningkatkan kinerja operasional Pelabuhan Panjang secara umum dan di PT. Bukit Asam khususnya.

Untuk itu kami mengharapkan adanya sinergi kerjasama yang baik dari stakeholder pemegang usaha kepelabuhan di wilayah kerja Pelabuhan Panjang dengan adanya pelayanan menggunakan Inaportnet ini dapat memberikan pelayanan lebih baik lagi bagi masyarakat dan pengguna jasa kepelabuhanan, sehingga pengguna jasa kepelabuhanan benar-benar merasakan pelayanan yang nyata dengan menggunakan system Inaportnet ini, harapnya.

Perlu diketahui kembali untuk para peserta kegiatan Bimtek ini harus tetap mengikuti protokol
kesehatan, ujarnya saat mengakhiri sambutannya.

Sementara itu menurut
Direktur Utama PT. Pelabuhan Bukit Prima, M Firmansyah yang turut hadir pada kegiatan tersebut, mengatakan, sebenarnya kegiatan ini sudah terencana dari jauh-jauh hari sebelumnya, karena ini adalah salah satu implementasi dari PM Nomor 195 tahun 2015, bahwa semua bisnis tentang pelabuhan khususnya barang dan jasa yang ada di pelabuhan itu wajib menggunakan Inaportnet, ujar Firmansyah disela-sela kegiatan kepada media ini.

Sebenarnya kami sudah siap kalau memang wajib menggunakan Inaportnet dan kami juga sudah koordinasi dengan Kementerian, dikarenakan
situasi pandemi Covid-19 jadi kami menunda kegiatan tersebut. Dan kami juga berkordinasi dengan KSOP Kelas l Panjang untuk menyelenggarakan kegiatan ini. Bagi kami dengan adanya Inaportnet dalam bisnis pelabuhan ini merupakan kemajuan yang cukup pesat karena lebih efisien, karena biasanya kita membawa berkas ke KSOP atau ada waktu jeda harus datang, tuturnya.

Nah, dengan adanya Inaportnet ini saya yakin semua bisa ditransfer melalui digitalisasi, berkas di scan bisa langsung dikirim dan secara fisik tidak perlu datang. Jadi dengan adanya Inaportnet ini saya sangat setuju dan bukan hal yang baru karena di Pelindo saja sudah jalan kenapa kita tidak jalan, ini bukan pilihan tapi kewajiban jadi mau tidak mau semua pelabuhan yang berbisnis barang dan jasa wajib menggunakan Inaportnet dan ini kita dukung, ungkap Firmansyah lagi.

Lanjut Firmansyah lagi bahwa kami dari PT Pelabuhan Bukit Prima yang bergerak dibidang pemanduan dan penyandaran kapal, sangat setuju dan mendukung Sistem Inaportnet serta akan dilakukan itu dengan baik. Saya juga akan mendorong temen-temen semua yang terlibat, kalau ini bisa berjalan maka kita lebih efisien pasti bisnis kita lebih baik, pasti banyak biaya biaya dikurangi. Ini merupakan kewajiban yang harus jalankan, pungkasnya. (Helmi)