Lain-Lain

DP3AKB Pesisir Barat Gelar Pelatihan Manajemen Kasus Lembaga Layanan Tahun 2025

Avatar
101
×

DP3AKB Pesisir Barat Gelar Pelatihan Manajemen Kasus Lembaga Layanan Tahun 2025

Sebarkan artikel ini

IMG_20250716_164455

Screenshot_2025-07-16-16-56-57-96_99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817

KARYANASIONAL – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat melalui DP3AKB Pesibar melaksanakan kegiatan Pelatihan Manajemen Kasus Bagi Lembaga Layanan Tahun 2025, Acara pelatihan tersebut dilaksanakan selama 3 hari di Hotel Sunset Beach 2 Pekon Way Redak Kecamatan Pesisir Tengah Kabupaten Pesisir Barat Lampung, Selasa (16/07/2025).

Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Kabupaten Pesisir Barat yang diwakilkan oleh Assisten 3 Kabupaten Pesisir Barat Drs. Gunawan, M.Si, sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas penanganan kasus-kasus yang berkaitan dengan perempuan, anak, dan keluarga, Rabu ( 16 -juli- 2025).

Turut hadir dalam acara tersebut Assisten 3 Kabupaten Pesisir Barat Drs. Gunawan, M.Si, Narasumber Selly Fitriani S.H, Seketaris DP3AKB Pesibar Irhammudin S.km, M.M, Kasi PPA DP3KB Nining Santi Suwarni, S.Kep, Nuraini , S.Kep.M.M Kabid PPA dan Kader PATBM Se-Kecamatan Kabupaten Pesisir Barat.

Assisten 3 Kabupaten Pesisir Barat Drs. Gunawan, M.Si, saat membuka acara menyampaikan ” apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya pelatihan ini.

“Saya sangat senang dapat menyambut kegiatan pelatihan ini, yang merupakan bagian dari upaya dan komitmen kami untuk meningkatkan kapasitas, kualitas, dan kemampuan aparatur dalam menangani kasus-kasus yang terkait dengan perempuan, anak, dan keluarga,” ujarnya.

“Pelatihan manajemen kasus ini menjadi sangat penting karena membekali peserta dengan pengetahuan mendalam mulai dari tahap identifikasi, analisis, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi penanganan kasus. Diharapkan, melalui pelatihan ini, para aparatur dapat menangani setiap permasalahan dengan lebih tepat, cepat, dan terkoordinasi ” Ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam penanganan kasus-kasus sensitif tersebut.

“Saya berharap pelatihan ini dapat memperkuat kerjasama dan koordinasi antara instansi dan lembaga terkait, sehingga kasus-kasus dapat ditangani dengan lebih efektif dan berkeadilan,” tutupnya.

Pewarta : Rikki 

Editor : Wahyu