KARYANASIONAL – Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Kembang Tanjung, Kecamatan Abung Selatan kabupaten Lampung Utara sungguh sangat miris, perihal siswa-siswi belum membayar seragam sekolah batik dan kaos olahraga senilai 250 ribu, Kepala Sekolah setempat memberikan hukuman belajar dilantai tanpa menggunakan meja dan kursi, Sabtu (13/12/2025).
Dengan adanya tragedi tersebut yang mana siswa-siswi melakukan belajar di sekolah tanpa menggunakan meja dan kursi layaknya seperti anak ayam yang ditinggalkan induknya.
Beberapa orang tua murid saat dimintai keterangan oleh awak media, mereka sangat mengecam keras atas tindakan yang dilakukan oleh Kepala Sekolah bernama Yuliana.
Pasalnya saat awak media melakukan investigasi di sekolah ditemukan dan dibenarkan, siswa dan siswi melakukan belajar di lantai, tanpa menggunakan meja dan kursi.
Media pun menanyakan kepada siswa dan siswi yang sedang belajar di lantai tersebut. Salah satu siswa membenarkan bahwa sudah dua hari belajar dilantai karna belum bisa membayar seragam sekolah dan baju kaos olahraga
“Mangkanya, kami di setrap belajar begini,” katanya dengan nada lirih
Selain itu, siswi kelas V di SDN 1 kembang Tanjung juga membenarkan perihal tersebut.
“Iya pak, kami sedih belajar di lantai karena orang tua kami belum bisa membayar seragam sekolah. Jadi, kami dihukum oleh Kepala Sekolah disuruh belajar di lantai seperti ini. Padahal posisi lagi ulangan,” ucapnya.
Media pun kembali menggali kebenaran salah satu wali murid SD Negeri 1 Kembang Tanjung di kediamannya.
“Sekarang gini bang, gimana kami mau bayar, sedangkan saat ini saja mau buat makan susah, tapi Kepsek tersebut tidak ada toleransi harus cepat bayar,” keluh Tedi.
Menurutnya, Sekolah tempat mendidik siswa dan siswi agar menjadi pintar dan cerdas bukan untuk menjatuhkan mental mereka yang mana masa depan mereka itu diharapkan oleh bangsa dan negara.
“Kami selaku wali murid sekolah sangat mengecam keras dan kami akan lapor ke Polres atas peristiwa ini. Kami nggak terima anak kami diperlakukan seperti itu oleh kepala sekolah tersebut.
Saat dikonfirmasi awak media Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Kembang Tanjung, Yuliana, mengatakan hal itu dilakukan untuk membuat efek jera agar orang tuanya dapat segera membayar seragam sekolah tersebut, dikarenakan kami juga mendapatkan tekanan dari dinas perihal seragam tersebut yang sudah empat bulan belum dibayarkan oleh para wali murid.
Dengan adanya kejadian tersebut awak media mencoba untuk konfirmasi Kadis pendidikan Kabupaten Lampung Utara untuk menanyakan perihal tersebut mengingat Bupati saat ini sedang melakukan program membagikan seragam gratis kepada siswa-siswi sekolah yang ada di Kabupaten Lampung Utara terkhususnya SD dan SMP, akan tetapi tidak ada tanggapan apapun.
Pewarta : Verli/Charles/Sandi/Eko/Coki/Arrofi/Yitno/Yoyon
Editor : Wahyu





