KARYA NASIONAL – Pelaksana tugas (Plt.) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP- PKK) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Ni Ketut Dewi Nadi, S.T., M.Sos., memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan Sekolah Lansia “Laskar Senja” yang berlangsung di Kampung Buyut Udik, Kecamatan Gunung Sugih.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap peningkatan kualitas hidup para lanjut usia (lansia), agar tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif di tengah kehidupan bermasyarakat.
Dalam kegiatan yang diikuti puluhan peserta lansia tersebut, suasana berlangsung penuh semangat. Para peserta tampak antusias mengikuti berbagai aktivitas, mulai dari senam dan gerakan kebugaran, edukasi kesehatan, hingga kegiatan interaktif yang bertujuan menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial para lansia.
Plt. Ketua TP PKK Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi, mengatakan bahwa keberadaan Sekolah Lansia merupakan program yang sangat bermanfaat dalam mendukung terwujudnya lansia tangguh, mandiri, dan tetap memiliki semangat menjalani kehidupan.
“Lansia bukanlah kelompok yang harus dipandang lemah, tetapi mereka adalah sosok yang memiliki pengalaman hidup luar biasa. Melalui Sekolah Lansia, kita ingin memastikan para orang tua kita tetap sehat, bahagia, mandiri, aktif, dan produktif sehingga kualitas hidup mereka terus meningkat,” ujar Ni Ketut Dewi Nadi, Selasa (14/7/2026).
Menurutnya, perhatian terhadap lansia tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat dan keluarga. Dukungan lingkungan yang baik akan memberikan dampak positif terhadap kesehatan fisik maupun psikologis para lansia.
Ia juga menegaskan bahwa TP PKK Kabupaten Lampung Tengah akan terus mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk program yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan lansia.
“Kami berharap Sekolah Lansia ini terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi kampung-kampung lainnya di Lampung Tengah. Lansia harus diberikan ruang untuk terus belajar, bersosialisasi, menjaga kesehatan, serta tetap merasa dihargai sebagai bagian penting dalam pembangunan keluarga dan masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan tersebut juga menjadi media edukasi bagi para lansia mengenai pola hidup sehat, pentingnya aktivitas fisik secara rutin, menjaga kesehatan mental, serta mempererat hubungan sosial antar peserta. Dengan konsep pembelajaran yang menyenangkan, para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga membangun rasa percaya diri dan semangat hidup.
Program Sekolah Lansia sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus mewujudkan pembangunan yang inklusif bagi seluruh kelompok usia.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, TP PKK, penyuluh keluarga berencana, tenaga kesehatan, pemerintah kampung, serta berbagai pihak terkait, diharapkan semakin banyak lansia di Lampung Tengah yang mampu menjalani masa tua dengan sehat, bahagia, mandiri, dan tetap berkontribusi di lingkungan sekitarnya.
Semangat kebersamaan yang terlihat selama kegiatan menjadi bukti bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus belajar, bergerak, dan berkarya. Kehadiran Sekolah Lansia “Laskar Senja” di Kampung Buyut Udik diharapkan menjadi contoh praktik baik dalam membangun masyarakat yang peduli terhadap kesejahteraan para lanjut usia. (R)











