PASAR & KOMODITAS
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
πŸ… Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
πŸ”„ Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
πŸ›’οΈ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
πŸ’΅ USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
πŸ“ˆ IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
πŸͺ™ Perak / Silver: Rp 16.850/gr
DaerahLampungLampung TengahPolitik

Ni Ketut Dewi Nadi Serap Aspirasi Warga Bandar Mataram dan Seputih Mataram, Warga Beharap Usulannya Ditindaklanjuti

Rendra
356
×

Ni Ketut Dewi Nadi Serap Aspirasi Warga Bandar Mataram dan Seputih Mataram, Warga Beharap Usulannya Ditindaklanjuti

Sebarkan artikel ini

Anggota DPRD Provinsi Lampung Daerah Pemilihan (Dapil) 7 Kabupaten Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi, S.T., M.Sos., melaksanakan kegiatan Reses Tahap VI Masa Jabatan 2024–2029 di Kampung Terbanggi Mulya, Kecamatan Bandar Mataram, Kabupaten Lampung Tengah, Rabu (19/8/2026).

Reses tersebut menjadi momentum bagi Ni Ketut Dewi Nadi untuk turun langsung bertemu masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi dan persoalan yang dihadapi warga di wilayah Bandar Mataram dan Seputih Mataram.

Kegiatan dihadiri Camat Bandar Mataram Dedi Fadilah Alida, S.E., M.M., dan Camat Seputih Mataram Fran Daromes Alida, S.E., para kepala kampung, tokoh masyarakat, serta masyarakat dari kedua kecamatan.

Dalam dialog tersebut, sejumlah aspirasi pembangunan disampaikan secara langsung kepada Ni Ketut Dewi Nadi. Salah satunya datang dari masyarakat Kampung Sendang Agung, Kecamatan Bandar Mataram, yang mengusulkan pembangunan dan peningkatan kualitas jalan kabupaten sebagai akses penting bagi aktivitas masyarakat.

Selain infrastruktur, warga juga menyampaikan harapan agar harga bibit padi dapat ditekan sehingga lebih terjangkau bagi petani. Aspirasi tersebut dinilai penting karena berkaitan langsung dengan keberlangsungan usaha pertanian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dari Kecamatan Seputih Mataram, masyarakat menyampaikan persoalan kerusakan jalan kabupaten akibat adanya pembangunan jalan provinsi yang sedang dilaksankan saat ini. Sehingga kendaraan baik roda empat dan roda dua dialihkan kejalan poros dalam yang menyebatkan kerusakan jalan. Warga berharap kondisi tersebut mendapat perhatian pemerintah sehingga akses transportasi masyarakat dapat kembali nyaman dan aman.

Persoalan lain yang turut disampaikan adalah kebutuhan air bersih saat musim kemarau. Warga berharap adanya bantuan pembangunan sumur bor, terutama di wilayah yang mengalami gangguan aliran air ledeng ketika musim kemarau.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Anggota DPRD Provinsi Lampung Fraksi PDI Perjuangan, Ni Ketut Dewi Nadi, S.T., M.Sos., menegaskan bahwa reses merupakan bagian penting dari tugas anggota legislatif untuk mendengarkan secara langsung suara masyarakat di daerah pemilihan.

β€œReses adalah ruang bagi kita untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Setiap aspirasi yang disampaikan akan kami catat, kami perjuangkan dan kami koordinasikan sesuai kewenangan, sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat dapat memperoleh solusi dan tindak lanjut,” ujar Ni Ketut Dewi Nadi.

Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan, pembangunan daerah harus berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat. Karena itu, masukan warga menjadi bahan penting dalam memperjuangkan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

β€œJalan yang baik membuka akses ekonomi, air yang tersedia menopang kehidupan, dan pertanian yang kuat menjadi salah satu fondasi kesejahteraan masyarakat. Karena itu, aspirasi seperti ini harus menjadi perhatian bersama,” katanya.

Sementara itu, Camat Bandar Mataram Dedi Fadilah Alida, mengapresiasi pelaksanaan reses tersebut. Menurutnya, kehadiran wakil rakyat secara langsung di tengah masyarakat membuka ruang komunikasi yang lebih dekat dalam menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan.

β€œKami mengapresiasi kegiatan reses ini. Masyarakat dapat menyampaikan langsung apa yang menjadi kebutuhan dan persoalan di lapangan. Semoga aspirasi yang disampaikan dapat diperjuangkan dan memperoleh tindak lanjut sesuai kewenangan,” ujar Dedi Fadilah.

Ia berharap sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah kampung, DPRD, dan masyarakat terus diperkuat sehingga berbagai persoalan pembangunan dapat ditangani secara bertahap dan berkelanjutan.

Hal senada disampaikan Camat Seputih Mataram Fran Daromes Alida. Ia menilai kegiatan reses menjadi kesempatan penting bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung kondisi dan kebutuhan yang mereka hadapi, khususnya terkait infrastruktur dan ketersediaan air bersih.

β€œKami berharap aspirasi masyarakat Seputih Mataram, khususnya terkait perbaikan jalan dan kebutuhan sumur bor, dapat menjadi perhatian dan diperjuangkan. Kami siap bersinergi dengan DPRD dan pemerintah daerah untuk mendorong pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ungkap Fran.

Menurutnya, perhatian terhadap infrastruktur dan kebutuhan dasar masyarakat akan memberikan dampak besar terhadap kelancaran aktivitas warga sekaligus mendukung peningkatan perekonomian di wilayah kecamatan.

Kegiatan reses Ni Ketut Dewi Nadi tersebut sekaligus menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat Dapil 7 Lampung Tengah. Aspirasi yang dihimpun diharapkan menjadi bahan dalam memperjuangkan pembangunan infrastruktur, sektor pertanian, ketersediaan air bersih, serta kebutuhan masyarakat lainnya di tingkat provinsi.

Dengan mendengar langsung suara masyarakat, reses diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi jembatan perjuangan antara kebutuhan warga dengan arah kebijakan pembangunan Provinsi Lampung. (R)

HAK CIPTA DILINDUNGI
Dilarang mengutip atau menyalin artikel tanpa mencantumkan link sumber resmi Karya Nasional.

2