Kebersihan lingkungan bukan sekadar tanggung jawab petugas kebersihan, melainkan kepedulian bersama yang harus tumbuh dari kesadaran setiap individu. Semangat itulah yang digelorakan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., dengan mengajak seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, dan masyarakat untuk membudayakan gotong royong melalui gerakan Jumat Bersih.
Tidak hanya sebatas mengajak, I Komang Koheri bersama jajaran pemerintah daerah turun langsung bergotong royong membersihkan kawasan Plaza Bandar Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Jumat (30/10/2026). Aksi nyata tersebut menjadi pesan bahwa membangun daerah yang bersih, sehat, indah, dan nyaman harus dimulai dari kepedulian serta keteladanan bersama.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dalam menumbuhkan budaya hidup bersih sekaligus menghidupkan kembali semangat gotong royong sebagai bagian dari kehidupan masyarakat. Melalui gerakan ini, pemerintah daerah ingin memberikan contoh bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas kelompok atau pihak tertentu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kabupaten Lampung Tengah, Dr. Drs. Sulpakar, M.M., Plt. Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri, S.T., M.Sos., serta Pj. Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lampung Tengah, Ny. Pori Karlia Sulpakar. Hadir pula seluruh jajaran kepala perangkat daerah, para camat, dan peserta lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, Plt. Bupati bersama seluruh peserta turun langsung membersihkan lingkungan sekitar Plaza Bandar Jaya. Berbagai kegiatan dilakukan, mulai dari memungut dan mengumpulkan sampah, membersihkan area sekitar, hingga merapikan lingkungan agar kawasan tersebut terlihat lebih bersih, tertata, dan nyaman bagi masyarakat.
Komang Koheri menegaskan bahwa kebersihan lingkungan harus menjadi perhatian dan tanggung jawab seluruh elemen, baik pemerintah maupun masyarakat. Menurutnya, lingkungan yang bersih tidak dapat diwujudkan hanya melalui imbauan, tetapi membutuhkan kesadaran, kepedulian, dan tindakan nyata secara berkelanjutan.

βMelalui kegiatan Jumat Bersih ini, saya mengajak seluruh OPD, para camat, dan seluruh jajaran pemerintahan untuk terus membangun budaya hidup bersih dan sehat. Jangan hanya sebatas kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi kebiasaan dan bagian dari tanggung jawab kita bersama,β tegas Komang Koheri.
Ia juga mengingatkan bahwa kawasan Plaza Bandar Jaya merupakan salah satu ruang publik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Karena itu, kebersihan dan keindahannya harus dijaga bersama agar masyarakat maupun pengunjung merasa nyaman saat beraktivitas.
βLingkungan yang bersih mencerminkan kepedulian dan kedisiplinan kita. Saya berharap semangat gotong royong ini tidak berhenti hari ini saja, tetapi terus kita pertahankan dan tularkan kepada masyarakat. Mari kita mulai dari lingkungan kerja, lingkungan tempat tinggal, hingga ruang-ruang publik. Jangan membuang sampah sembarangan dan biasakan menjaga kebersihan di mana pun kita berada,β ujarnya.

Lebih lanjut, Komang Koheri meminta seluruh OPD dan pemerintah kecamatan agar menjadikan gerakan Jumat Bersih sebagai motivasi untuk menggerakkan kegiatan kebersihan secara rutin di wilayah masing-masing. Para kepala OPD dan camat diharapkan tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga menjadi teladan dengan terlibat langsung dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, aparatur, dan masyarakat menjadi kunci penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat, asri, dan terbebas dari sampah. Dengan kebersamaan, persoalan kebersihan dapat ditangani secara lebih efektif sekaligus membangun rasa memiliki terhadap fasilitas umum.
Gerakan Jumat Bersih juga diharapkan mampu menumbuhkan kembali nilai-nilai gotong royong di tengah masyarakat. Sebab, perubahan besar dalam membangun daerah dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan halaman, serta saling mengingatkan untuk merawat lingkungan.

Melalui gerakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya dan kebutuhan bersama. Semangat gotong royong harus terus dijaga, bukan hanya pada hari Jumat, melainkan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Dengan kepedulian dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, saya yakin Lampung Tengah semakin bersih, indah, sehat, dan nyaman. Daerah yang maju tidak hanya dibangun melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan merawat ruang bersama,” pungkas Komang Koheri. (Rendra)
