Example 728x250
Berita Pilihan

Mudahkan Bayar Pajak Pemkab Lamteng Gandeng Perbankan

338
×

Mudahkan Bayar Pajak Pemkab Lamteng Gandeng Perbankan

Sebarkan artikel ini

KARYANSIONAL.COM, LAMTENG–– Genjot Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah tahun 2018 bakal menggandeng perbankan dan kantor Pos untuk memudahkan masyarakat membayar pajak, khususnya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Lampung Tengah, Yunizar mengatakan, program tersebut merupakan gagasan Bupati Mustafa untuk memudahkan masyarakat membayar pajak. Dengan begitu warga tidak perlu repot-repot ke kantor pajak, tetapi bisa langsung ke Bank atau kantor Pos.

“Ini sedang kami rancang kerjasamanya. Insya Allah ini berlaku di semua kecamatan. Warga yang ingin bayar pajak bisa langsung ke Bank atau kantor Pos. Dengan kemudahan ini, kami harap warga termotivasi membayar pajak dan target PAD terpenuhi,”ujar Yunizar saat dikonfirmasi media diruang kerjanya, Rabu (10/1/2018).

Sementara itu Bupati Lampung Tengah Dr. Ir. Hi. Mustafa mengatakan, pajak merupakan sektor paling potensial untuk meningkatkan pendapatan daerah. Tak hanya pajak bumi dan bangunan, ia juga mengingatkan perusahaan-perusahaan di Lampung Tengah taat pajak. Sehingga keberadaan perusahaan berimbas pada kesejahteraan masyarakat.

“Saya harap perusahaan tidak hanya fokus mencari penghasilan di tanah Lamteng, tapi juga mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat. Pajak juga merupakan keran pendapatan paling besar untuk daerah. Mari kita bersama-sama membangun Lampung Tengah dengan berkontribusi membayar pajak,”pungkasnya.

Sebelumnya pencapaian hasil Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) tahun 2017 over target.

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Lamteng Yunizar mengatakan, selama 2017 penghasilan PAD dari sektor PBB terbilang memuaskan. Karena dari target peningkatan pajak sebesar Rp15.926.000.000,- mampu terealisasi sebanyak Rp16.358.993.950,-.

“Pencapaian ini tentu sangat memuaskan. Jika dibandingkan dengan 2016, yang hanya mencapai terget Rp50.340.490.202. Pencapaian PAD dari sektor PBB jauh lebih meningkat sangat signifikan di 2017. Karena dari target yang telah ditentukan Rp60. 003.197.465. Mampu terealisasi sebesar Rp63.147.730.769, atau meningkat sebesar 105,24 persen,”terang Yunizar.

Bahkan, kata Yunizar, dari sektor pendapatan pajak lainpun, rata-rata di atas seratus persen dan tidak ada yang di bawah seratus persen. Ia membeberkan, salah satunya seperti pendapatan pajak daru sektor Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), karena realisasinya juga over target.

“Di sektor pendapatan pajak BPHTB juga sangat memuaskan. Sebab, terget kita hanya Rp 4. 300.000.000, bisa terealisasi sebesar Rp5.935.181.516, atau meningkat sebesar 136,03 persen,”imbuh dia.

Pencapaian ini, tambah dia, tentunya tidak terlepas dari kerja keras para tenaga kerja anggota BPPRD yang terus giat dalam melakukan penagihan dan tunggakan sebelumnya tak terbayarkan.

“Tentunya saya sangat mengapresiasi kerja keras tim kerja BPPRD yang telah berhasil dalam meningkatkan PAD di Lamteng. Saya harap kerja keras ini terus ditingkatkan agar potensi PAD di Kabupaten Lamteng terus meningkat. Karena masih banyak potensi PAD yang belum tergarap,”tuntasnya.(Rendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

footer { display: block; background-color: black; color: white; border-top: 3px solid #c4a0a4; }