Example 728x250
Advertorial

Pemkab Lampung Tengah Salurkan Bantuan Beras Kepada Korban Banjir

303
×

Pemkab Lampung Tengah Salurkan Bantuan Beras Kepada Korban Banjir

Sebarkan artikel ini

Plt Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto saat menyalurkan bantuan beras kepada warga korban banjir di Kampung, Cabang Kecamatan Bandar Surabaya, Jum’at Februari 2018.

KARYANASIONAL.COM, Lampung Tengan_ Usai lakukan pendataan bencana banjir, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng), memberikan bantuan sembako kepada warga di Kampung Cabang Kecamatan Bandar Surabaya.

Bantuan sembako tersebut diserahkan oleh Plaksana tugas (Plt) Bupati Lamteng, Loekman Djoyosoemarto, Jum’at (2/3/2018). Jenis bantuan yang diserahkan berupa beras sebanyak 7.540 Kg, beberapa dus mie instan, minyak goreng dan keperluan memasak Iainnya.

Sebelum membagikan paket sembako, Plt. Bupati Loekman, yang datang bersama Ketua Bappeda Abdulhak, Asisten I A. Azhar, Kasat Pol-PP dan beberapa kepala dinas terkait, menyapa dan berdialog dengan warga.

Plt Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto saat berdialog dengan warga.

Dalam dialog tersebut, Loekman meminta maaf atas keterlambatan bantuan yang diserahkan, karena pemerintah daerah masih menunggu Iaporan dari kampung dan kecamatan terkait jumlah korban banjir.

Dengan alasan, agar bantuan yang disalurkan kepada warga, sesuai dengan jumlah data yang ada. Karena bantuan tersebut menggunakan anggaran APBD Lamteng yang sistem penyelurannya harus sesuai mekanisme dan aturan yang ada.

“Kami mohon maaf, kalau bantuan ini agak terlambat, karena kita masih menunggu data yang disampaikan oleh kepala kampung dan camat,”katanya.

Plt. Bupati berpesan, tim Tagana dan tim dapur umum dari Dinas Sosial (Dinsos) Lamteng, untuk sementara tetap stand bye dilokasi banjir, hingga situasinya dipastikan sudah aman.

Camat Bandar Surabaya, Wahyu menyampaikan, jumlah warga korban banjir di Kampung Cabang, sebanyak 629 kepala keluarga (KK), dan tidak ada korban jiwa, untuk kerugian materi, saat ini sedang dilakukan pendataan.

“Untuk jumlah warga korban banjir, yang rumahnya terendam air, semua sudah kita sampaikan kepada pak bupati. Korban jiwa atau meninggal tidak ada, mengenai kerugian harta, sekarang kita sedang Iakukan pendataan.”jelasnya.

Plt Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto saat menyalurkan bantuan beras kepada warga korban banjir di di Kecamatan Bekri, Anak Tuha dan Bumiratu Nuban, Sabtu,03 Februari 2018.

Setelah memberikan bantuan di Kampung Cabang Kecamatan Bandar Surabaya, Plt Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto juga memberikan bantuan beras sebayak 6648 kg, kepada warga korban banjir di Kecamatan Bekri, Anak Tuha dan Bumiratu Nuban, Sabtu (3/3).

Untuk Kecamatan Bekri, bantuan beras disalurkan di Kampung Goras Jaya sebanyak 3312 kg, Kampung Sinar Banten sebanyak 1932kg, Kampung Kusuma Jaya sebanyak144 kg, dan Kampung Kusuma Dadi sebanyak 108 kg. Kemudian Kecamatan Anak Tuha beras dibagikan di Kampung Jaya Sakti sebanyak 876 kg, dan di Kecamatan Bumiratu Nuban sebanyak 276 kg.

“Bantuan beras ini langsung kita berikan pada masyarakat yang terkena banjir. Namun kita fokuskan di Kecamatan Bekri karena yang paling banyak terkena dampak banjir, kurang lebih ada 448 KK. Kalau Kecamatan Bumiratu Nuban hanya 23 KK, dan Anak Tuha 73 KK. Untuk Kecamatan yang belum menerima bantuan akan menyusul sesuai daftar yang kita terima.”ujarnya.

Kepada Dinas Sosial maupun Camat, Loekman meminta agar jangan main-main dengan beras yang akan diberikan pada masyarakat yang terkena dampak banjir. Sesuai daftar yang ada pada pemerintah daerah, sebanyak 1934 KK yang tersebar di 15 titik, akan diberikan bantuan beras secara bertahap selama enam hari.

“Saya minta Kadis Sosial dan Camat membagikan bantuan beras secara merata pada warga. Jangan sampai beras bantuan pemerintah ini diselewengakan. Oleh karena itu saya minta masyarakat juga ikut mengawasi. Bila ada kecurangan dalam pembagian beras ini segera lapor, saya akan tindak tegas oknumnya,”tegasnya.

Loekman menyatakan, tidak ada kata terlambat dalam penanganan bencana banjir yang melanda sebagian wilayah di Kabupaten Lampung Tengah. Namun, dalam menyalurkan bantuan pada masyarakat yang terkena banjir, ada mekanisme yang harus dilaluipemerintah.

“Gak ada kata terlambat dalam penanganan bencana banjir. Hanya saja ada mekanisme yang harus kita lewati.

Saya minta warga agar bersabar dalam cobaan ini. Mungkin Allah SWT sedang menguji kita semua, dan kita harus koreksi diri masing-masing atas cobaan ini. Ayo kita sama-sama berdoa agar musibah banjir ini bisa terlewati.”ungkapnya.

Sementara Kadis Sosial Lamteng, Kusuma Riyadi menyatakan, akan menjamin bantuan beras tersebut sampai di wilayah pendistribusian dengan benar dan sesuai dengan rab laporan yang ada pada pemerintah daerah.

“Saya pastikan beras akan sampai pada warga dan tidak ada kecurangan. Terhitung sejak tanggal 2-3 Maret 2018, kita sudah kirim beras pada warga di Kecamatan Bandar Surabaya, Bekri, Anak Tuha dan Bumiratu Nuban. Selanjutnya bantuan beras akan kita berikan pada warga di Kecamtan Terbanggi Besar, Way Pengubuan, Bandar Mataram, Seputih Agung dan Seputih Banyak.”pungkasnya. (ADV).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

footer { display: block; background-color: black; color: white; border-top: 3px solid #c4a0a4; }