Example 728x250
Bandar LampungDaerah

Kota Bandar Lampung Desember 2019 Alami Inflasi 0,47 Persen

258
×

Kota Bandar Lampung Desember 2019 Alami Inflasi 0,47 Persen

Sebarkan artikel ini

KARYANASIONAL.COM – Kota Bandar Lampung Desember 2019 mengalami inflasi sebesar 0,47 persen. Hal tersebut terjadi karena adanya peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 139,26 pada November 2019 menjadi 139,92 pada Desember 2019.

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung Yeane Irmaningrum menyampaikan ada tujuh kelompok pengeluaran di Kota Bandar Lampung, enam kelompok, mengalami inflasi (peningkatan indeks), sedangkan satu kelompok pendidikan, reakreasi dan olahraga tidak mengalami perubahan indeks.

Enam kelompok antaralain kelompok bahan makanan sebesar 1,29 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,08 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,16 persen; kelompok sandang 0,55 persen; kelompok kesehatan 0,60 persen; dan kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan 0,37 persen .Sementara, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga tidak mengalami perubahan indeks.

Sumbangan kelompok pengeluaran umum dalam pembentukan inflasi bulan Desember 2019 adalah sebesar 0,47 persen

“Enam kelompok pengeluaran yaitu, kelompok bahan makanan memberikan andil dalam pembentukan inflasi sebesar 0,31 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,01 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,04 persen; kelompok sandang 0,03 persen; dan kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan 0,05 persen. Sementara, kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah raga tidak memberikan andil dalam pembentukan inflasi maupun deflasi,”ungkap Kepala BPS provinsi Lampung, Kamis (02/01/2020).

Sementara itu, ada beberapa komoditi yang dominan memberikan andil dalam pembentukan inflasi bulan Desember 2019 diantaranya: telur ayam ras 0,11 persen; bawang merah 0,11 persen; cabai merah 0,08 persen; tomat sayur 0,05 persen; pasir 0,04 persen; angkutan antar kota 0,04 persen; jeruk 0,03 persen; pasta gigi 0,02 persen; daging ayam ras 0,02 persen; dan emas perhiasan 0,02 persen.

Pada bulan Desember 2019, inflasi Kota Bandar Lampung menempati peringkat ke-29 dari 82 kota yang diamati perkembangan harganya. Dari 82 kota, 72 kota mengalami inflasi dan 10 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Batam sebesar 1,28 persen, sedangkan inflasi terendah terjadi di Watampone sebesar 0,01 persen. Deflasi tertinggi terjadi di Manado sebesar 1,88 persen, dan deflasi terendah terjadi di Bukittinggi dan Singkawang masing-masing sebesar 0,01 persen.

Kemudian kota Bandar Lampung, pada Januari-Desember 2019 berdasarkan penghitungan inflasi tahun kalender (point to point) mengalami inflasi sebesar 3,53 persen, dan inflasi year on year (yoy) adalah sebesar 3,53 persen.(Hel)

footer { display: block; background-color: black; color: white; border-top: 3px solid #c4a0a4; }