Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
HeadlineLampung Tengah

Legislator Demokrat Lamteng Ini Sepakat Tolak Kenaikan Harga BBM dan Fokus Bangun Perekonomian Pascapandemi

111
×

Legislator Demokrat Lamteng Ini Sepakat Tolak Kenaikan Harga BBM dan Fokus Bangun Perekonomian Pascapandemi

Sebarkan artikel ini

KARYANASIONAL – Anggota DPRD Lampung Tengah (Lamteng) Fraksi Partai Demokrat Toni Sastra Jaya, S.H, M.H, sepakat dengan sikap Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono yang lebih memilih fokus membantu masyarakat Indonesia yang didera kesulitan, daripada memikirkan ataupun menjawab pertanyaan soal koalisi parpol.

Example 300x600

“Tiga tahun negara kita diselimuti pandemi. Kemudian setelah pandemi partai politik lain bicara koalisi pilpres. Menurut saya belum pantas lah itu (bicara koalisi pilpres) saat masyarakat masih merasa kesulitan akibat pandemi,” ujar Toni Sastra Jaya, S.H, M.H.

Pria yang karib disapa Tosa ini menegaskan, seluruh Anggota Fraksi Demokrat sesuai perintah Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) wajib langsung turun ke tengah-tengah masyarakat guna terus membantu permasalahan rakyat.

“Demokrat pandemi selesai langsung turun ke rakyat, bantu rakyat. Kita tunjukkan bekerja bersama rakyat. Jadi tak bicara koalisi pilpres di sini. Dalam membantu masyarakat, Ketum memerintahkan program Demokrat harus benar-benar memberi solusi atas persoalan yang dialami rakyat,” jelasnya.

Oleh karena itu, imbuhnya, DPC Demokrat Kabupaten Lampung Tengah terus melaksanakan bhakti sosial, pembagian sembako, pengobatan gratis, pengecetan rumah ibadah, yang diyakininya program-program tersebut dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh rakyat.

“Dan yang terbaru, ada wacana pemerintah mau menaikkan kembali harga BBM, Ketum kami Bapak Agus Harimurti Yudhoyono dengan tegas menyatakan sikap Partai Demokrat, yang mana Demokrat menolak kenaikan harga BBM tersebut. Ini semua didasari pertimbangan kondisi perekonomian pascapandemi yang berimbas pada kehidupan rakyat secara luas. Kalau harga BBM naik lagi, maka harga kebutuhan pokok masyarakat juga akan melonjak,” urainya. (Rls)