KARYA NASIONAL – Dalam rangka merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfotik) Kabupaten Lampung Tengah menggelar kegiatan silaturahmi keluarga besar yang dikemas secara istimewa dalam konsep budaya lokal, Nemui Nyimah dan Nengah Nyappur, Kamis (2/4/2026).
Acara yang berlangsung penuh kehangatan tersebut dihadiri langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas sekaligus Sekretaris Diskominfotik Lampung Tengah, Dina Tyagita Vidya, jajaran Kepala Bidang, Kepala Seksi, Kasubbag, serta seluruh staf ASN dan tenaga kontrak di lingkungan dinas setempat.
Dalam sambutannya, Plt. Kadis Kominfo, Dina Tyagita Vidya, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tradisi tahunan pasca-Ramadan, melainkan sarana untuk memperkuat nilai-nilai luhur masyarakat Lampung dalam lingkungan kerja.
Konsep Nemui Nyimah (sikap ramah dan terbuka) serta Nengah Nyappur (aktif berbaur dan menjalin hubungan sosial) diharapkan tidak hanya menjadi semboyan, tetapi diimplementasikan nyata dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat.
“Momentum Idulfitri ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk mempererat ukhuwah dan memperbaiki diri. Saya berharap nilai-nilai budaya ini terus tertanam dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan tugas profesional kita sebagai aparatur pemerintah,” ujar Dina Tyagita.
Selain sebagai ajang saling memaafkan, silaturahmi ini juga ditujukan untuk membangun semangat baru dalam menjalankan tanggung jawab sebagai corong informasi Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah. Dina menekankan bahwa soliditas internal adalah kunci utama dalam mendukung program pembangunan daerah.
“Kita harus terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan publik. Dengan kekeluargaan yang kuat, koordinasi dan kinerja tim tentu akan semakin optimal ke depannya,” tambahnya.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diharapkan mampu memperkokoh soliditas internal Diskominfotik Lampung Tengah, sehingga koordinasi dalam mendukung visi misi Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah di bidang digitalisasi dan informasi publik dapat berjalan lebih efektif dan responsif. (ADV)











