KARYA NASIONAL – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) melalui) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Rahmat Danil, S.E., S.T., terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dalam rangka menyukseskan pelaksanaan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kehadiran Rahmad Daniel pada Rapat Koordinasi Teknis Pusdiklat Paskibraka Tingkat Provinsi Lampung yang digelar sebagai bagian dari tahapan persiapan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan calon anggota Paskibraka menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Rapat koordinasi ini menjadi forum strategis bagi Badan Kesbangpol Provinsi Lampung bersama seluruh Badan Kesbangpol kabupaten/kota untuk menyelaraskan kebijakan, menyatukan langkah, serta memastikan setiap tahapan Pusdiklat dilaksanakan sesuai pedoman dan standar nasional. Berbagai aspek dibahas, mulai dari kesiapan peserta, pola pembinaan, materi pelatihan, kesiapan pelatih, hingga mekanisme pelaksanaan selama proses pendidikan berlangsung.
Mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., Plt. Kepala Badan Kesbangpol Lamteng, Rahmat Danil, S.E., S.T., mengatakan bahwa koordinasi yang baik menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan Pusdiklat Paskibraka. Menurutnya, rapat teknis ini bertujuan membangun kesamaan persepsi agar seluruh daerah memiliki standar pembinaan yang sama dalam menyiapkan putra-putri terbaik bangsa.
“Rapat teknis ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan menyamakan persepsi antardaerah dalam pelaksanaan Pusdiklat Paskibraka. Dengan sinergi yang kuat, kami optimistis proses pembinaan akan berjalan lebih optimal sehingga mampu menghasilkan anggota Paskibraka yang disiplin, berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, serta rasa cinta tanah air yang tinggi,” ujarnya, Jumat (31/7/2026).
Rahmat Danil juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah mendukung penuh seluruh rangkaian pembinaan Paskibraka sebagai bagian dari investasi dalam membangun kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda. Paskibraka dinilai bukan hanya bertugas mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara kenegaraan, tetapi juga dipersiapkan menjadi teladan di lingkungan masyarakat melalui karakter yang kuat, semangat pengabdian, dan wawasan kebangsaan.
“Para peserta yang terpilih merupakan putra-putri terbaik daerah yang membawa nama baik Kabupaten Lampung Tengah. Oleh karena itu, pembinaan yang diberikan harus mampu membentuk mental, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan kepemimpinan agar mereka siap menjalankan tugas negara dengan penuh dedikasi,” ungkapnya.
Melalui pelaksanaan Rakor Teknis Pusdiklat Paskibraka Tahun 2026 ini, diharapkan hubungan koordinasi antara Badan Kesbangpol Provinsi Lampung dan seluruh Badan Kesbangpol kabupaten/kota semakin erat. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan pelaksanaan Pusdiklat yang profesional, efektif, dan berkualitas, sekaligus melahirkan generasi muda yang tidak hanya sukses menjalankan tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, tetapi juga menjadi pelopor persatuan, nasionalisme, dan kepemimpinan di masa depan.
Dengan kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, pelaksanaan Pusdiklat Paskibraka 2026 diharapkan dapat berlangsung sukses serta menjadi bagian penting dalam mencetak kader-kader muda bangsa yang siap mengabdi kepada masyarakat, daerah, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (R)












