DaerahLampung Tengah

Kritik Membangun NGO JPK Direspons Cepat, Taman Gunung Sugih Dipercantik Jelang HUT Ke-81 RI

Rendra
352
×

Kritik Membangun NGO JPK Direspons Cepat, Taman Gunung Sugih Dipercantik Jelang HUT Ke-81 RI

Sebarkan artikel ini

Kritik membangun dari Ketua Non-Government Organization Jaringan Pemberantasan Korupsi (NGO JPK) Koordinator Lampung Tengah, Uncu Wenda, terkait kondisi Taman Gunung Sugih mendapat respons positif dari Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah.

Menjelang peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Uncu Wenda sebelumnya menyampaikan perlunya perhatian pemerintah terhadap kondisi Taman Gunung Sugih agar lebih tertata, bersih dan menarik.

Menurutnya, taman tersebut memiliki posisi strategis sebagai salah satu wajah sekaligus ikon daerah yang berada di pusat pemerintahan Lampung Tengah.

Kritik tersebut kemudian mendapat respons langsung dari Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos. Ia meminta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk segera melakukan penataan dan pembenahan Taman Gunung Sugih.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa kritik dari masyarakat dan organisasi kemasyarakatan dapat menjadi masukan konstruktif bagi pemerintah dalam meningkatkan kualitas ruang publik serta mempercantik wajah Kabupaten Lampung Tengah.

Pantauan di lokasi, proses pembenahan Taman Gunung Sugih mulai terlihat. Sejumlah petugas tampak melakukan pengecatan pada pagar taman sehingga kawasan tersebut terlihat lebih rapi. Selain itu, petugas juga melakukan kegiatan bersih-bersih di sekitar area taman, termasuk merapikan lingkungan dan membersihkan bagian-bagian taman yang terlihat kurang tertata.

Aktivitas tersebut menjadi bukti bahwa masukan yang disampaikan masyarakat telah ditindaklanjuti melalui langkah nyata di lapangan.

Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.

“Kritik yang disampaikan masyarakat sepanjang bertujuan untuk kemajuan daerah harus kita jadikan masukan dan bahan evaluasi. Pemerintah tidak boleh alergi terhadap kritik. Justru dari kritik yang membangun, kita dapat mengetahui apa yang perlu dibenahi dan ditingkatkan,” ujar I Komang Koheri, Minggu (16/8/2026).

Ia juga menekankan pentingnya menjaga fasilitas umum dan ruang terbuka agar dapat memberikan kenyamanan kepada masyarakat sekaligus mencerminkan wajah Kabupaten Lampung Tengah.

“Taman Gunung Sugih merupakan bagian dari wajah Lampung Tengah. Karena itu, mari kita jaga, kita tata, dan kita rawat bersama. Pemerintah akan terus berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” lanjutnya.

Respons cepat tersebut mendapat apresiasi dari Ketua NGO JPK Koordinator Lampung Tengah, Uncu Wenda. Ia menyampaikan terima kasih kepada Plt. Bupati Lampung Tengah yang telah menindaklanjuti kritik yang sebelumnya ia sampaikan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Plt. Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, yang telah merespons kritik kami dengan tindakan nyata. Ini yang kami harapkan dari sebuah kritik, bukan untuk mencari kesalahan pemerintah, tetapi sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan daerah,” kata Uncu Wenda.

Menurut Uncu Wenda, pembenahan yang dilakukan pemerintah membuat kondisi Taman Gunung Sugih terlihat lebih rapi dan enak dipandang. Ia berharap penataan tersebut tidak berhenti pada momentum HUT Ke-81 Kemerdekaan RI saja, tetapi menjadi perhatian berkelanjutan agar Taman Gunung Sugih tetap terawat sebagai ruang publik sekaligus salah satu ikon Kabupaten Lampung Tengah.

“Kami dari JPK akan terus memberikan kritik dan masukan secara konstruktif. Kalau ada yang kurang, kami sampaikan. Kalau sudah diperbaiki, tentu kami juga harus memberikan apresiasi. Inilah bentuk kontrol sosial yang sehat,” tegasnya.

Uncu Wenda menambahkan, sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan untuk mewujudkan Lampung Tengah yang semakin maju. Menurutnya, pemerintah yang terbuka terhadap kritik akan lebih mudah membangun kepercayaan publik.

Ia berharap semangat pembenahan Taman Gunung Sugih dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas daerah dan menciptakan ruang publik yang representatif, bersih dan nyaman bagi masyarakat Lampung Tengah.

Kritik yang disampaikan dengan niat membangun, kemudian direspons dengan tindakan nyata, menjadi gambaran bahwa kemajuan daerah dapat lahir dari komunikasi, keterbukaan dan sinergi antara pemerintah dengan masyarakat.

Dengan semangat tersebut, penataan Taman Gunung Sugih diharapkan semakin mempercantik wajah ibu kota Kabupaten Lampung Tengah sekaligus mendukung cita-cita bersama menuju “Lampung Tengah Unggul, Adil dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas 2045.” (R)

2