Example 728x250
Lampung Utara

Cegah Penyakit DBD, Kemenkes RI Berkunjung ke Lampung Utara

23
×

Cegah Penyakit DBD, Kemenkes RI Berkunjung ke Lampung Utara

Sebarkan artikel ini

KARYANASIONAL. COM, LAMPUNG UTARA- Penyakit Malaria mengakibatkan Deman Berdarah (DBD), dan merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang dapat menyebabkan kematian terutama pada kelompok resiko tinggi yaitu bayi, anak balita, dan ibu hamil.

Selain itu, Malaria DBD secara langsung menurunkan produktivitas kerja, yang berperan sebagai salah satu penyakit yang sangat mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat, yang berdampak kepada masalah sosial ekonomi dan sosial budaya.

Demikian disampaikan Tim Eliminasi Malaria Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) Dr. Lukman Hakim (expert), didampingi Supriyadi, SKM, MKM (expert), Asmi, SSi, MSi (subdit malaria), Linda (gf Malaria pusat), Budi Santoso, SKM, M.Epid (enthomolog), dan Agung, SKM (gf malaria prov. Lampung), saat berkunjung ke Dinas Kesehatan Lampung Utara, Jumat (6/7/2018).

“Selain mengevaluasi penyakit Malaria yang menyebabkan DBD, kunjungan kita juga dalam rangka Subdirektorat Malaria (subdit) dan penilaian,”ujarnya.

Sementara Dr. Maya Metissa melalui kepala Siff penanganan penyakit menular, M. Yusuf M. Kes mengatakan, kegiatan tersebut adalah bentuk penilaian serta pengamatan sejak tahun 2016 sampai 2018.

“Dari hasil pengamatan kami selama tiga tahun terakhir ini di kabupaten Lampung Utara tidak ada yang terserang penyakit malaria,”jelas Yusuf kepada Karyanasional. com.

Dia juga menjelaskan jika ada masyarakat yang terserang penyakit malaria DBD itu pasti bawaan dari luar daerah Lampung Utara.

“Kalaupun ada yang sakit malaria dia pasti dari merantau di daerah yang memiliki air payau, karena nyamuk jenis malaria banyak berkembang di air payau,”tuturnya. (Apala).

READ  Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Melonjak, Bupati Lampura: Masyarakat Harus Waspada
Example 120x600

Respon (1)

  1. Great read! Your perspective on this topic is refreshing. For additional information, I recommend visiting: DISCOVER MORE. What do others think?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

footer { display: block; background-color: black; color: white; border-top: 3px solid #c4a0a4; }