Example 728x250
Berita PilihanTulang Bawang

Disdikbud Tulang Bawang Gelar Raker MKKS SMP

8
×

Disdikbud Tulang Bawang Gelar Raker MKKS SMP

Sebarkan artikel ini

KARYANASIONAL. COM— Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang menggelar Rapat Kerja dan Koordinasi dengan Pengurus MKKS SMP dan para Ketua sub rayon di SMPN 1 Menggala kecamatan menggala Rabu (23/1/2019).

Rakor tersebut Mengenai sosialisasi Permendikbud No. 51 2018  tentang kebijakan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk Tahun Pelajaran 2019/2020.

Rapat Kerja dihadiri Kabid Dikdas Dedi Yanto SE MM mewakili Kadis Pendidikan, Kasie Kurikulum Wiwi, Kasie SMP Juita Suri, Ketua dan jajaran Pengurus MKKS SMP Suradi, Sekeretaris Ahmad Sidik, Bendahara Eliyanti, serta 8 Ketua Sub Rayon SMP di Tulang Bawang yakni  Ketua Sub Rayon 1 Eliyanti, Sub Rayon 2 Sri Ratnaningsih, Sub Rayon 3 Suradi, Subrayon 4 Made Suardana, Sub Rayon 5 Siti W, Sub Rayon 6 Santoso, Sub rayon 7 Paijo dan Sub rayon 9 Rahmadin.

Kabid Dikdas Dedi Yanto SE MM yang mewakili Kadis Pendidikan menyampaikan ada 5 (lima) manfaat  dengan adanya zonasi PPDB 2019. “Pertama, untuk mempermudah redistribusi dan penyebaran siswa, kedua, sistem zonasi PPDB akan menjamin pemerataan akses pendidikan di Kabupaten Tulang Bawang, ketiga, dapat mendekatkan lingkungan sekolah dengan peserta didik, keempat, menghilangkan eksklusivitas dan diskriminasi di sekolah negeri dengan tidak ada lagi istilah sekolah unggulan dan favorit, kelima, sistem zonasi diharapkan mampu membantu pemerintah Pusat dan Kabupaten dalam memberikan bantuan yang lebih tepat sasaran.artinya bantuan dari pemerintah pusat dan daerah akan lebih terarah,” ujarnya.

Lanjut Dedi, tidak ada perbedaan mencolok antara Permendikbud No. 51 Tahun 2018 dengan Permendikbud No. 14 Tahun 2018. “Kedua Permendikbud itu tentang sistem zonasi  PPDB,  yang beda hanya pada syarat Kartu Keluarga (KK). Peserta Didik Pendaftar memiliki Kartu Keluarga yang diterbitkan minimal 1 Tahun sebelumnya. Selain itu pada Permendikbud No. 51 2018 menyatakan PPDB dilaksanakan melalui 3 jalur yakni zonasi dengan kuota Minimal 90%, prestasi dengan kuota Maksimal 5% dan pemindahan orang tua dengan kuota maksimal 5%,” ujar Dedi.

READ  Amankan Kurir Narkoba di Bandara RDI II, Prajurit Lanud BNY Terima Penghargaan dari Polda Lampung

Diterangkan Dediyanto, bahwa jalur Zonasi syarat utamanya berdasarkan alamat Kartu Keluarga Pendaftar, dan untuk yang tidak memiliki KK dapat diganti dengan surat keterangan dari RT/RW yang ditandatangani Kepala kampung. “Sekolah harus memprioritaskan pendaftar yang memiliki KK atau Suket sesuai dengan alamat sekolah tujuan, harus satu kampung, satu kecamatan atau satu kabupaten dengan sekolah asal,” terang Dedi.

Sedangkan untuk Jalur prestasi, Dedi menerangkan, akan ditentukan dengan nilai akademik tertinggi dari USBN/UN dan nilai Non akademik tertinggi, Juara Internasional, juara Nasional, Juara Provinsi dan Kabupaten/Kota. Peserta didik jalur prestasi merupakan peserta didik yang beralamat di luar zonasi sekolah bersangkutan.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana Permendikbud PPDB keluar menjelang tahun ajaran baru akan dimulai. Pada tahun ini, Kemendikbud  mengeluarkan pengumuman nya jauh-jauh hari, sehingga masih ada cukup waktu untuk melakukan sosialisasi. “Kalau biasanya murid yang mendaftarkan diri ke sekolah, sekarang sekolahnya (Kepala Sekolah) yang harus pro-aktif mendata calon peserta didik. Penerapan sistem zonasi mengharuskan calon peserta didik untuk bersekolah di sekolah yang memiliki radius terdekat dari domisili nya masing-masing,” ujarnya.

Dedi juga menjabarkan untuk peserta didik mempunyai 3 (tiga) opsi sekolah, dengan catatan sekolah tersebut masih memiliki slot siswa dan berada dalam wilayah zonasi siswa tersebut. Sistem zonasi ini akan mulai disosialisasikan pada Januari hingga Mei 2019.

“Kami berharap segala kekisruhan penerimaan siswa baru kali ini tidak ada lagi, terutama untuk di Kecamatan Menggala dan Kecamatan Banjar Agung. Dan Semoga tahun ini lebih mulus dalam menerima peserta didik baru,” ujar Dedi mengakhiri. (Hartawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

footer { display: block; background-color: black; color: white; border-top: 3px solid #c4a0a4; }