Lain-Lain

Pemdes Wonosari Bangun Saluran Irigasi di Areal Persawahan Warga

Avatar
71
×

Pemdes Wonosari Bangun Saluran Irigasi di Areal Persawahan Warga

Sebarkan artikel ini

IMG-20200730-WA0141

IMG-20200730-WA0139

KARYANASIONAL.COM – Guna kelancaran sistem pengairan di wilayah pertanian dan perkampungan, Pemerintah Desa (Pemdes) Wonosari Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah, membangun saluran irigasi di areal persawahan masyarakat.

Program normalisasi pengairan desa dilakukan untuk menghadapi musim kemarau agar debit air yang ke sawah dapat tersalurkan dengan baik sehingga warga yang mempunyai sawah tetap bisa menanam padi.

Suparno, Pelaksana Pembangunan dari Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) mengatakan, selain guna kelancaran sistem pengairan persawahan, normalisasi pengairan juga dimaksud untuk mencegah ancaman banjir saat puncak musim hujan tiba.

“Langkah ini kita lakukan agar masyarakat tetap bisa menanam padi saat musim kemarau,” ujar Suparno, Rabu (29/07/2020).

Dia menjelaskan, pembangunan peningkatan saluran irigasi ini merupakan bantuan dari pemerintah Provinsi Lampung saat menyerap aspirasi masyarakat di desa setempat.

“Irigasi dibangun sepanjang 1.327 meter. Alhamdulillah pekerjaan saat ini sudah sekitar 50% kita bangun, dan masyarakat pun senang dengan adanya irigasi ini,” katanya.

Waluyo, salah satu warga Wonosari mengatakan, berkat adanya Irigrasi di areal persawahan di desanya, air mengalir dengan lancar sehingga sawah teraliri dengan baik.

“Saya senang dengan dibuatnya irigasi ini, karena air mengalir dengan lancar dan sawah kami teraliri dengan baik. Sebelum adanya Irigrasi ini sawah kami selalu kesulitan dengan air,” ungkap Waluyo.

Terpisah, Kepala Kampung Wonosari Sukadi menambahkan, dengan adanya pembangunan saluran irigasi di kampungnya, ia berharap bisa meningkatkan hasil panen warga.

“Saya lihat sangat baik dari pembangunan irigasi ini, air mengalir dengan lancar, semoga warga saya dapat meningkatkan hasil panen mereka,” ujarnya.

Salain itu, Sukadi juga menghimbau kepada seluruh warga agar dapat merawat pembangunan dan tidak membuang sampah sembarangan di saluran irigasi.

“Sampah yang menumpuk sangat mengganggu irigrasi yang berdampak pada saluran air yang akan menuju ke sawah warga masing-masing,” ungkapnya. (Fendi/red)