Example 728x250
Lampung Timur

Polres Lampung Timur dan Pers Gelar Deklarasi Anti-Hoax

329
×

Polres Lampung Timur dan Pers Gelar Deklarasi Anti-Hoax

Sebarkan artikel ini

KARYANSIONAL.COM, Lampung Timur_ Polres Lampung Timur (Lamtim) bersama pers, Pemerintah Kabupaten Lamtim, TNI dan tokoh masyarakat beserta tokoh agama menggelar deklarasi anti-hoax dan ujaran kebencian di Mapolres Lamtim, Selasa (13/3/2018).

Kegiatan penting ini melibatkan ratusan peserta, diantaranya personel Polri, TNI, tokoh agama, masyarakat, pelajar hingga wartawan dan Pemda setempat. Dalam sesi acara itu seluruh peserta menyatakan deklarasi anti-hoax dan ujaran kebencian demi terciptanya situasi keamanan yang kondusif dalam mengawal pesta demokrasi (Pilkada) di Provinsi Lampung tahun 2018.

Kapolres Lamtim AKBP Yudy Chandra Erlianto mengatakan melalui deklarasi ini diharapkan masyarakat dapat memahami bahaya informasi hoax dan ujaran kebencian di media sosial, apalagi menjelang Pilkada.” Saya mengajak seluruh warga agar berhati-hati dalam menggunakan media sosial, apalagi sudah ada aturannya. Jangan sampai komentar di media sosial dapat membuat gaduh pengguna lain,”ujarnya.

Sekretaris PWI Lamtim Musanif Effendi mengatakan pers di Indonesia sudah relatif bebas. Salah satunya dilihat dari tumbuhnya kuantitas media karena kemudahan untuk mendirikannya. Menurut catatan Dewan Pers, dari total 47 ribu media di Tanah Air, sebanyak 2.000 merupakan media cetak, 1.500 radio dan TV serta 43.500 media online.Meski mudah dan dijamin oleh demokrasi, pers hendaknya tetap bertanggung jawab dan netral. Pers juga harus menyalurkan suatu kebenaran. Karena itu, masyarakat juga hendaknya mampu memilah berita-berita yang tersebar luas untuk menghindari kabar hoax yang kerap muncul pada saat ini.

Ditemui terpisah, Ketua Ikatan Wartawan online (IWO) Lamtim Edi Arsadat mengatakan pihaknya sudah lama menyampaikan kepada anggota pengurus organisasi tersebut untuk membuat berita yang objektif dan berimbang. Bahkan pada pelatihan yang diadakan setiap bulan disampaikan bahwa wartawan dilarang membuat berita bohong atau hoax.” Saya sangat setuju dengan kegiatan yang dilaksanakan Polres Lamtim, dengan demikian diharap dapat menciptakan situasi yang kondusif,”ujarnya.(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

footer { display: block; background-color: black; color: white; border-top: 3px solid #c4a0a4; }