Example 728x250
HeadlineLampung Tengah

Puluhan Pekerja PT. MPI Keracunan Usai Makan Siang

297
×

Puluhan Pekerja PT. MPI Keracunan Usai Makan Siang

Sebarkan artikel ini

KARYANASIONAL.COM, Lampung Tengah_  Sejumlah pekerja PT. Multi Panel Industri (MPI), perusahaan yang bergerak dibidang pembuatan triplek di Kecamatan Bumiratu Nuban, Lampung Tengah, diduga kuat keracunan makanan yang disediakan pihak perusahaan. Peristiwa itu terjadi Selasa (03/09/2019).

Beberapa pekerja yang sempat ditemui media menuturkan, merasakan mual dan sesak napas setelah makan siang. Hermanto (24) misalnya. Dirinya bersama rekan kerjanya yang lain, seperti biasa istirahat dan makan siang sekitar pukul 12.00 WIB. Dari pengakuannya diketahui, setelah mengkonsumsi makanan yang disediakan pihak perusahaan, ia dan sejumlah rekannya merasakan kejanggalan.

”Setelah mengkonsumsi makanan tersebut, kami merasa mual dan sesak nafas, penglihatan pudar, badan lemas serta wajah terasa tebal,” ujar Hermanto.

Hal tak jauh berbeda dialami Bagus Sadewo (19), tenaga mekanik AC di perusahaan itu. Dari pengakuan Sadewo, usai menyantap makan siang pada jam istirahat, dia merasakan demam pada tubuhnya, sesak nafas serta kepala pusing.

”Baru kali ini saya makan ikan tongkol berujung masuk rumah sakit,” ucapnya.

Sementara, dari keterangan dokter umum di Rumah Sakit Umum Daerah Demang Sepulau Raya (RSUD DSR), sedikitnya ada 26 pekerja asal PT. Multi Panel Industri, yang menjalani perawatan di RSUD DSR.

”Rata-rata pasien yang berasal dari perusahaan itu mengalami kepala pusing, sesak nafas, perut mual dan badan lemas, serta wajah terasa tebal. Dari 26 pekerja yang ditangani oleh tim medis RSUD DSR, hanya 4 orang yang menjalani rawat inap, karena fisiknya masih lemas,” kata dr. Sena Moca Jonatan.

Terpisah, pihak PT. Multi Panel Industri, melalui perwakilan perusahaan, saat dikonfirmasi media membenarkan sejumlah pekerjanya mengalami keracunan setelah makan siang.

”Makanan yang dikonsumsi para pekerja berasal dari pihak ketiga. Tadi siang usai kejadian ini, kami dari pihak perusahaan sudah memanggil pemilik katering, dan sudah membahas persoalan ini bersama pimpinan perusahaan. Dan kami berharap hal seperti ini kembali terulang,” ungkap Zainal. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

footer { display: block; background-color: black; color: white; border-top: 3px solid #c4a0a4; }