KARYA NASIONAL – Plt. Bupati Lampung Tengah (Lamteng), I Komang Koheri, S.E., M.Sos., mengajak seluruh masyarakat menjadikan Pemilihan Kepala Kampung (Pilkakam) Serentak Tahun 2026 sebagai momentum memperkuat demokrasi, menjaga persatuan, dan memilih pemimpin terbaik bagi kemajuan kampung.
Ia menegaskan, perbedaan pilihan politik merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, namun tidak boleh menjadi alasan terpecahnya persaudaraan maupun mengganggu kondusivitas daerah menjelang pelaksanaan Pilkakam yang dijadwalkan berlangsung pada 26 November 2026 mendatang.
Menurut Komang Koheri, Pilkakam bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan di tingkat kampung, tetapi juga menjadi momentum menentukan arah pembangunan desa selama enam tahun ke depan. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi aktif menyukseskan pesta demokrasi tersebut dengan mengedepankan persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong.
“Perbedaan pilihan adalah bagian dari demokrasi. Jangan sampai karena Pilkakam hubungan persaudaraan menjadi renggang. Siapa pun yang nantinya terpilih merupakan putra-putra terbaik kampung yang harus kita dukung bersama demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Komang Koheri.
Ia juga mengingatkan seluruh aparatur pemerintah, panitia penyelenggara, aparat keamanan, maupun para calon kepala kampung agar menjunjung tinggi integritas, netralitas, dan profesionalisme selama seluruh tahapan Pilkakam berlangsung.
“Saya meminta seluruh pihak menaati aturan yang berlaku, menolak politik uang, kampanye hitam, maupun tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Mari kita jadikan Pilkakam Serentak 2026 sebagai pesta demokrasi yang damai, jujur, adil, dan bermartabat sehingga mampu melahirkan kepala kampung yang amanah, berintegritas, serta benar-benar bekerja untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah terus mematangkan seluruh persiapan pelaksanaan Pilkakam Serentak Tahun 2026. Sebanyak 51 kampung yang tersebar di 21 kecamatan akan mengikuti pesta demokrasi tingkat desa yang dijadwalkan berlangsung pada 26 November 2026.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Lampung Tengah, Fathul Arifin, mengatakan berbagai tahapan saat ini tengah dipersiapkan secara menyeluruh melalui koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan Pilkakam berjalan aman, tertib, lancar, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, tahapan yang sedang dipersiapkan meliputi pembentukan panitia pemilihan, pemutakhiran dan verifikasi daftar pemilih, penjaringan bakal calon kepala kampung, penetapan calon, masa kampanye, hingga pemungutan dan penghitungan suara.
“Pilkakam merupakan fondasi demokrasi yang paling dekat dengan masyarakat. Kami meminta seluruh panitia penyelenggara di tingkat kampung menjaga netralitas dan profesionalisme agar setiap tahapan berjalan sesuai aturan serta tidak memicu konflik di tengah masyarakat,” kata Fathul Arifin.
Untuk menjaga situasi tetap kondusif, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah juga memperkuat sinergi dengan Polres Lampung Tengah, Kodim 0411/Kota Metro, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun konflik sosial selama berlangsungnya Pilkakam.
Selain itu, DPMK akan melakukan verifikasi dan validasi daftar pemilih secara cermat guna memastikan seluruh masyarakat yang memenuhi syarat dapat menggunakan hak pilihnya. Pengawasan terhadap netralitas panitia juga menjadi perhatian utama agar kualitas penyelenggaraan Pilkakam tetap terjaga.
“Kami mengajak seluruh masyarakat menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab, menjaga keamanan, menghormati perbedaan pilihan, serta menolak segala bentuk politik uang. Pilkakam bukan hanya memilih kepala kampung, tetapi menentukan masa depan pembangunan kampung selama enam tahun ke depan,” pungkas Fathul Arifin.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, penyelenggara, tokoh masyarakat, dan seluruh warga, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah optimistis Pilkakam Serentak Tahun 2026 akan berlangsung aman, damai, demokratis, dan melahirkan kepala-kepala kampung yang mampu membawa kemajuan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayahnya masing-masing. (R)











